ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

31 Rumah Tedampak Banjir Bandang Cianjur, 60 Keluarga Mengungsi

Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:21 WIB
RM
IC
Penulis: Riski Maulana | Editor: CAH
?Warga Desa Jamali, Kecamatan Mande yang rumahnya terdampak banjir bandang berturut-turut selama dua hari pada Kamis 30 April hingga Jumat 1 Mei 2026.
?Warga Desa Jamali, Kecamatan Mande yang rumahnya terdampak banjir bandang berturut-turut selama dua hari pada Kamis 30 April hingga Jumat 1 Mei 2026. (Beritasatu.com/Riski Maulana)

Cianjur, Beritasatu.com - Sebanyak 31 rumah terdampak dengan total 60 keluarga harus mengungsi setelah banjir bandang kembali menerjang Kampung Cibolang, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi dua hari berturut-turut pada Kamis (30/4/2026) hingga Jumat (1/5/2026).

Dari jumlah tersebut, sekitar 15 rumah mengalami kerusakan salah satunya dinding rumah alami jebol diterjang derasnya arus air yang membawa material dari hulu.

‎Selain merusak bangunan, banjir juga menghanyutkan berbagai barang milik warga seperti mesin cuci, tempat tidur, hingga perabotan rumah tangga lainnya. Warga yang sebelumnya telah membersihkan rumah pascabanjir sebelumnya, kembali harus menghadapi kerusakan serupa.

ADVERTISEMENT

Kepala Desa Jamali Cece Rusmana memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar, meski belum dapat ditaksir secara pasti.

 “Kerugian sementara lebih banyak pada barang-barang rumah tangga, seperti pakaian, alat masak, dan peralatan lainnya yang terendam atau hanyut,” ungkap Cece, Sabtu (2/5/2026).

Banjir bandang ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta limpasan air dari wilayah hulu, termasuk dari daerah Cipanas yang juga dilaporkan mengalami kondisi serupa. 

Dapur Umum

Pemerintah desa bersama warga setempat bergerak cepat dengan mendirikan dapur umum dan menyediakan makanan siap saji bagi para korban. Bantuan makanan diberikan dua kali sehari dan direncanakan akan ditingkatkan menjadi tiga kali, mengingat warga belum bisa beraktivitas normal akibat peralatan rumah tangga yang rusak atau hilang.

‎“Untuk sementara, kami fokus menyediakan makanan. Warga juga gotong royong membantu, termasuk para pengusaha sekitar yang turut menyumbang sembako,” kata Cece.

‎Meski demikian, bantuan logistik dari pemerintah tingkat kecamatan maupun kabupaten disebutkan belum sepenuhnya tersedia. Hingga saat ini, bantuan yang datang masih sebatas dukungan personel di lapangan.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Terjang 4 Desa di Buol, Infrastruktur Rusak Parah

Banjir Terjang 4 Desa di Buol, Infrastruktur Rusak Parah

NUSANTARA
TNI-Polri dan ASN Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Bolaang Mongondow

TNI-Polri dan ASN Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Bolaang Mongondow

NUSANTARA
5 Warga Laos Ditemukan Selamat setelah Sepekan Terjebak di Gua Banjir

5 Warga Laos Ditemukan Selamat setelah Sepekan Terjebak di Gua Banjir

INTERNASIONAL
Banjir Bandang di Bolaang Mongondow, 120 Rumah Terendam Lumpur

Banjir Bandang di Bolaang Mongondow, 120 Rumah Terendam Lumpur

NUSANTARA
Banjir Bandang Terjang Gorontalo Utara, Ratusan Rumah Tertimbun Lumpur

Banjir Bandang Terjang Gorontalo Utara, Ratusan Rumah Tertimbun Lumpur

NUSANTARA
Banjir Bandang Lumpuhkan Trans Sulawesi Touna-Poso, Lalin Macet Parah

Banjir Bandang Lumpuhkan Trans Sulawesi Touna-Poso, Lalin Macet Parah

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon