ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ingatkan Bahaya DBD, Relawan Ganjar Gelar Pengasapan di Tangerang

Jumat, 28 April 2023 | 03:02 WIB
A
JS
Penulis: Antara | Editor: JAS
Pengasapan atau fogging yang dilakukan di Kampung Nanggul, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, 27 April 2023.
Pengasapan atau fogging yang dilakukan di Kampung Nanggul, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, 27 April 2023. (Antara)

Tangerang, Beritasatu.com - Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Banten melakukan kegiatan penyuluhan tentang bahaya demam berdarah dengue (DBD) di Kampung Nanggul, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis (27/4/2023).

Sebagai aksi nyata pencegahannya, mereka melakukan pengasapan atau fogging untuk membasmi sarang nyamuk pada got-got dan tempat pembuangan sampah.

Koordinator Daerah GMC Tangerang Raya Mohamad Eddy Sopyan mengatakan aksi ini merupakan permintaan dari warga sekitar.

"Latar belakangnya kan dari perubahan musim hujan ke musim panas perkembangbiakan nyamuknya mungkin besar. Dua bulan lalu ada salah satu warga yang terdampak terkena DBD, jadi ini juga salah satu permintaan dari warga apalagi Ganjar Milenial Center ini mendengar aspirasi masyarakat ke bawah," jelas Eddy.

ADVERTISEMENT

Saat penyuluhan, warga menyimak dengan seksama apa yang disampaikan pemateri. Adapun materi yang diberikan kepada warga yaitu mengenai perbedaan malaria dan demam berdarah dengue (DBD), kemudian bagaimana cara untuk pencegahannya.

DBD dapat dicegah dengan langkah 3M Plus yaitu menguras, mengubur, dan menutup serta fogging, PSN (pemberantasan sarang nyamuk), dan jumantik.

Eddy berharap warga sekitar semakin paham dalam membedakan ciri-ciri gejala malaria dan DBD. Selain itu, diharapkan juga warga bisa memiliki kesadaran sendiri untuk memberantas DBD dari lingkungan rumahnya.

"Harapan dari kegiatan ini pertama tentang penyuluhan ini berharap warga yang sudah diberikan materi atau pencegahan malaria ini bisa dipraktikkan di rumah-rumah juga upaya bersama mencegah malaria berkembang biak, mencegah DBD juga di sekitar sini," kata Eddy.

Warga bernama Serli mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para sukarelawan. Terlebih, warga sekitar sudah sangat menanti-nantikan adanya fogging untuk memberantas sarang nyamuk.

"Kami berterima kasih sudah ada kegiatan-kegiatan seperti ini, terima kasih banget buat GMC. Soalnya dari kami sendiri pernah ngajuin enggak ada tanggapannya, berterima kasih banget untuk GMC sudah diadakan kegiatan fogging," sebut Serli.

Serli mengungkapkan di Desa Sukasari masih banyak terdapat sarang nyamuk berupa got, genangan, dan tempat pembuangan sampah terbuka.

Dia mengaku, kegiatan ini sangat membantu masyarakat sekitar agar lebih peduli lagi tentang kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan masalah DBD dan malaria.

Sebagai bentuk rasa terima kasih, Serli pun tak lupa mendoakan Ganjar Pranowo agar bisa terpilih menjadi presiden Indonesia berikutnya.

"Semoga harapan kami khususnya warga Pak Ganjar bisa terpilih menjadi Presiden di 2024 nanti," lanjut dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus DBD Naik Tajam di Jakbar, Cengkareng Paling Parah

Kasus DBD Naik Tajam di Jakbar, Cengkareng Paling Parah

JAKARTA
Asrama Haji Surabaya Di-fogging Cegah Jemaah Kena DBD

Asrama Haji Surabaya Di-fogging Cegah Jemaah Kena DBD

JAWA TIMUR
Rano Karno Ingatkan Ancaman Endemi DBD Akibat El Nino

Rano Karno Ingatkan Ancaman Endemi DBD Akibat El Nino

JAKARTA
DBD Serang Madiun, Warga Diminta Waspada

DBD Serang Madiun, Warga Diminta Waspada

LIFESTYLE
Hadapi El Nino, Kemenkes Siapkan Pengangan Cepat DBD

Hadapi El Nino, Kemenkes Siapkan Pengangan Cepat DBD

LIFESTYLE
Kasus DBD di Jaksel Menurun Sepanjang 2025

Kasus DBD di Jaksel Menurun Sepanjang 2025

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon