Demi Syarat PPDB, Warga Serbu Disdukcapil Kota Bogor
Senin, 10 Juli 2023 | 13:25 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Untuk mencegah kecurangan dalam pelaksanaan seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mewajibkan para peserta menggunakan kartu keluarga (KK) yang aktif dan telah disahkan oleh Disdukcapil Kota Bogor. Demi syarat PPDB itu, warga menyerbu Disdukcapil Kota Bogor untuk mengurus KK aktif, Senin (10/7/2023).
Antrean panjang warga yang ingin menggunakan berbagai layanan kependudukan telah terjadi sejak pagi di kantor Disdukcapil Kota Bogor, Jawa Barat. Bahkan, ratusan warga harus menunggu di luar halaman kantor karena ruang tunggu sudah penuh. Mayoritas warga yang antre adalah orang tua yang ingin mengurus aktivasi KK sebagai persyaratan PPDB tingkat SMP.
"Ya, KK harus aktif sebagai persyaratan PPDB. Jadi, kami harus mengurusnya," ungkap Indah Mawarni (45), salah satu warga.
Indah merasa kecewa dengan lamanya antrean karena ia harus menunggu lama untuk mendapatkan layanan tersebut. "Seharusnya petugasnya ditambah, sehingga tidak perlu antre panjang seperti ini," lanjutnya.
Antrean panjang ini terjadi karena peningkatan jumlah warga yang mengurus administrasi kependudukan dan juga karena kantor layanan pembantu di enam kecamatan telah ditutup mulai hari ini.
"Biasanya bisa diurus di kecamatan. Namun, sekarang tidak bisa di kecamatan, jadi harus ke dinas," ungkap Ardi Prabowo (50).
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kota Bogor, Mugi Lastono, menjelaskan, antrean panjang ini disebabkan oleh penutupan kantor layanan di kecamatan mulai Senin (10/7/2023), sehingga seluruh warga hanya bisa dilayani di kantor Disdukcapil.
"Selain karena banyaknya pemohon menjelang PPDB, peningkatan antrean juga disebabkan oleh penutupan layanan di kecamatan hari ini," ungkap Mugi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




