ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Catatan Operasional LRT Jabodebek, Rem Pakem dan Waktu Tunggu Jadi Keluhan Penumpang

Selasa, 29 Agustus 2023 | 17:52 WIB
PL
SL
Penulis: Pudja Lestari | Editor: LES
Sejumlah warga berada di dalam kereta saat mengikuti uji coba operasional terbatas kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek, Jakarta, Minggu 27 Agustus 2023. LRT yang melayani daerah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi tersebut akan resmi beroperasi secara komersial pada Senin 28 Agustus 2023.
Sejumlah warga berada di dalam kereta saat mengikuti uji coba operasional terbatas kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek, Jakarta, Minggu 27 Agustus 2023. LRT yang melayani daerah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi tersebut akan resmi beroperasi secara komersial pada Senin 28 Agustus 2023. (Beritasatu.com/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Operasional LRT Jabodebek hari kedua berjalan lancar, meski dengan beberapa catatan. Salah satu hal yang dikeluhkan penumpang adalah rem kereta yang dirasa masih kasar atau terlalu pakem.

Hal tersebut diungkapkan Manager Public Relations LRT Jabodebek, Kuswardoyo. Ia mengaku, pengoperasian LRT Jabodebek di hari kedua berjalan lancar dengan beberapa catatan, salah satunya terkait sistem pengereman kereta.

"Masih ada beberapa hal yang memang harus kami perbaiki, salah satunya terkait dengan sistem pengereman. Sistem pengereman ini bagi sebagian pengguna jasa dirasa terlalu keras, terlalu pakem seperti itu," ungkap Kuswardoyo ketika ditemui di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jakarta, pada Selasa (29/8/2023) sore.

ADVERTISEMENT

Selain sistem pengereman yang dirasa belum halus, Kuswardoyo menyebut headway atau jarak antar kereta juga menjadi salah satu isu yang diutarakan para pengguna. Pengguna mengeluh harus menunggu 20 menit untuk menunggu kereta tiba.

Terkait hal tersebut, Kuswardoyo mengatakan jarak waktu tunggu antarkereta mencapai 20 menit sebab saat ini, hanya 12 trainset dioperasikan oleh LRT Jabodebek. Nantinya, apabila jumlah okupansi penumpang bertambah, LRT Jabodebek akan mengoperasikan 27 rangkaian kereta, sehingga jarak tunggu antar kereta menjadi 5 sampai 8 menit.

"Nanti headway-nya akan 8 menit. Saat ini headwaynya 20 menit, karena memang jumlah train set yang kami gunakan saat ini masih sangat terbatas. Kami baru mengoperasikan 12 trainset dengan 158 perjalanan. Kami memiliki 31 trainset dan 27 di antaranya akan kami operasikan setiap hari jika diperlukan," ujar Kuswardoyo.

LRT Jabodebek resmi beroperasi penuh dan dibuka untuk umum setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi. Saat ini tarif LRT Jabodebek dikenakan tarif flat Rp 5.000 untuk seluruh tujuan hingga September 2023. Setelah periode promo, tarif LRT akan ditetapkan menjadi Rp 5.000 untuk 1 kilometer pertama dan Rp 700 per kilometer selanjutnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Opsi Warga Beralih dari KRL, LRT Jabodebek Catat 127.089 Penumpang

Opsi Warga Beralih dari KRL, LRT Jabodebek Catat 127.089 Penumpang

JAKARTA
Jakarta Mati Lampu, Ini Alasan Operasional LRT Jabodebek Tetap Normal

Jakarta Mati Lampu, Ini Alasan Operasional LRT Jabodebek Tetap Normal

JAKARTA
Cegah Risiko Fatal! Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Wajib Tes Kesehatan

Cegah Risiko Fatal! Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Wajib Tes Kesehatan

JAKARTA
Hari Pertama WFH ASN, Angka Penumpang LRT Jabodebek Turun 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, Angka Penumpang LRT Jabodebek Turun 10 Persen

JAKARTA
Masyarakat Antusias Manfaatkan Tarif Rp 1 LRT Spesial Hari Lebaran

Masyarakat Antusias Manfaatkan Tarif Rp 1 LRT Spesial Hari Lebaran

JAKARTA
Tarif LRT Jabodebek Diskon Jadi Rp 1 Saat Lebaran 2026

Tarif LRT Jabodebek Diskon Jadi Rp 1 Saat Lebaran 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon