ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

9 Kecamatan Krisis Air Bersih, Pemkab Bekasi Tetapkan Darurat Bencana Kekeringan

Jumat, 1 September 2023 | 16:46 WIB
RS
MF
Penulis: Rino Fajar Setiawan | Editor: DIN
Pemkab Bekasi meningkatkan status bencana kekeringan dari siaga menjadi tanggap darurat, Jumat, 1 September 2023.
Pemkab Bekasi meningkatkan status bencana kekeringan dari siaga menjadi tanggap darurat, Jumat, 1 September 2023. (Istimewa/Istimewa)

Bekasi, Beritasatu.com - Kabupaten Bekasi ditetapkan sebagai wilayah tanggap darurat bencana kekeringan. Status itu dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai 31 Agustus sampai 13 September 2023.

Penetapan status tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi Nomor : HK.02.02/Kep.567-BPBD/2023 tertanggal 31 Agustus 2023 yang ditandatangani oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis mengatakan beberapa wilayahnya telah mengalami kekeringan sejak bulan Juli 2023 lalu, sehingga status tanggap darurat ini merupakan peningkatan dari sebelumnya siaga bencana.

Menurut dia, wilayah yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih ada di 23 desa dari 9 kecamatan dengan jumlah warga terdampak sebanyak 6.675 kepala keluarga atau 25.204 jiwa. Jumlah wilayah terdampak kekeringan itu merupakan data terakhir pada 30 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

"Mulai Juli 2023 telah terjadi potensi kekeringan dan kekurangan air bersih di beberapa wilayah yang perlu mendapatkan bantuan air bersih sebagai kebutuhan dasar," kata Muchlis, Jumat (1/9/2023).

"Hasil kajian dan arahan Pak Pj Bupati, Pemkab Bekasi menaikkan status dari siaga bencana menjadi tanggap darurat bencana kekeringan. Hal ini untuk memudahkan akses bantuan-bantuan yang masuk sehingga, kita lebih maksimal membantu masyarakat yang terdampak kekeringan," jelas dia.

Adapun peningkatan status ini, lanjut Muchlis, memudahkan koordinasi dengan semua stakeholder dari TNI, Polri, Baznas, dan pihak swasta untuk memberikan bantuan serta mencukupi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.

Berikut 9 Kecamatan yang terdampak kekeringan sesuai data Pusdalops BPBD Kabupaten Bekasi pada 30 Agustus 2023:

- Kecamatan Cibarusah: Desa Sirnajati, Ridogalih, Ridomanah dan Desa Cibarusah Kota.

- Kecamatan Bojongmangu: Desa Karang Indah, Medal Krisna, Karangmulya, Sukabungah, Sukamukti dan Bojongmangu.

- Kecamatan Serang Baru: Desa Nagasari, Sukasari, Sukaragam, Sirnajaya, Cilangkara dan Nagacipta.

- Kecamatan Cikarang Pusat: Desa Cicau

- Kecamatan Pebayuran: Desa Karangsegar

- Kecamatan Sukawangi: Desa Sukaringin

- Kecamatan Tarumajaya: Desa Samudera Jaya

- Kecamatan Muaragembong: Desa Pantai Harapan Jaya

- Kecamatan Babelan: Desa Kedung Pengawas serta Desa Muarabakti



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Warga Kamal Kalideres Keluhkan Pasokan Air PAM Mati Sepekan

Warga Kamal Kalideres Keluhkan Pasokan Air PAM Mati Sepekan

JAKARTA
Siaga El Nino, Pemkot Palu Antisipasi Krisis Air Bersih

Siaga El Nino, Pemkot Palu Antisipasi Krisis Air Bersih

NUSANTARA
1.329 Jiwa Terdampak Krisis Air Bersih di Parigi Moutong

1.329 Jiwa Terdampak Krisis Air Bersih di Parigi Moutong

NUSANTARA
Banjir Kresek Picu Krisis Air Bersih, Pemkab Tangerang Kirim Bantuan

Banjir Kresek Picu Krisis Air Bersih, Pemkab Tangerang Kirim Bantuan

BANTEN
Banjir di Pasir Ampo Tangerang Belum Surut, Warga Krisis Air Bersih

Banjir di Pasir Ampo Tangerang Belum Surut, Warga Krisis Air Bersih

BANTEN
5 Hari Banjir Tak Surut, Warga Kresek Tangerang Krisis Air Bersih

5 Hari Banjir Tak Surut, Warga Kresek Tangerang Krisis Air Bersih

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon