5 Hari Banjir Tak Surut, Warga Kresek Tangerang Krisis Air Bersih
Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:58 WIB
Tangerang, Beritasatu.com – Warga di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten mulai mengalami krisis air bersih dan air minum setelah 5 hari terdampak banjir. Mereka juga butuh bantuan makanan hingga sembako.
Pantauan Beritasatu.com, banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cidurian masih merendam Desa Pasir Ampo hingga Sabtu (17/1/2026) malam. Ratusan rumah, akses jalan, hingga area persawahan terendam air setinggi 50 sentimeter hingga 1 meter.
Sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing, ada pula yang mengungsi ke rumah tetangga hingga gubuk pinggir jalan.
Terdapat tenda besar berwarna merah dan putih, bertuliskan Kemensos yang berdiri di atas lahan kosong di Desa Pasir Ampo. Tenda itu tampak sepi dari aktivitas warga dan tak ada perlengkapan apa pun di dalamnya.
Di samping itu, banjir yang merendam Desa Pasir Ampo itu menimbulkan dampak yang lebih serius, yakni sejumlah warga mengalami krisis air bersih dan minum.
Seperti yang dialami oleh warga bernama Edi (86). Ia bersama keluarganya mengalami krisis air bersih dan minum selama 5 hari mengungsi di sebuah gubuk kecil yang berdiri di bahu jalan desa sejak banjir melanda desanya, Selasa (13/11/2026).
"Air minum saja susah, enggak minum kita. Saya sama cucu juga mandi pakai air banjir," ujar Edi.
Selain itu, kata Edi, warga juga membutuhkan bantuan logistik berupa makanan maupun sembako untuk mencukupi kebutuhan mendasar warga terdampak.
"Kita dapat makan aja sehari sekali, itu pun satu nasi bungkus untuk satu keluarga. Kadang dikasih makan, enggak dikasih minum," jelasnya.
Kondisi serupa juga dialami oleh warga lainnya, Hamzah (72). Ia mengaku kesulitan mendapat air bersih dan minum sangat membuat warga terdampak semakin menderita.
"Jet pump ada, tetapi mati. Saya sudah 3 hari enggak mandi karena enggak ada air," ujar Hamzah.
Untuk mendapat air minum, kata Hamzah, warga harus berjalan jauh menembus akses jalan yang terendam banjir.
"Tolong Pak Bupati, Pak Gubernur, jangan sampai masyarakat telantar begini," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Desa Pasir Ampo Sukemi mendesak agar pemerintah segera menerjunkan bantuan yang diperlukan oleh masyarakat terdampak banjir.
"Tolong dibantu karena masih banjir juga karena di sini susah air minum dan air bersih," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




