Kekeringan Meluas, Pemkab Bekasi Ajukan Teknologi Modifikasi Cuaca
Rabu, 6 September 2023 | 13:17 WIB
Bekasi, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mengajukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk hujan buatan. Hal ini untuk mengatasi bencana kekeringan yang semakin meluas.
"Kami sudah berkirim surat tetapi memang belum bisa dilakukan karena potensi awannya masih belum ada. Mungkin nanti ketika ada awan di Samudera Hindia atau Pasifik terbawa angin, biasanya satu atau dua hari lewat. Nah, itu bisa kita manfaatkan," kata Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Rabu (6/9/2023).
Dia meminta perangkat daerah juga turun langsung membantu warga selain dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Menurutnya ada beberapa upaya penanganan kekeringan, seperti distribusi air, dan pengadaan tangki air.
"Karena kalau suplainya langsung ke ember warga, itu bisa memakan waktu lama. Kalau kita drop melalui toren dengan kapasitas 2.000-5.000 liter, sekali drop truknya bisa kembali dengan cepat mengambil air," terang dia.
Adapun data terakhir dari BPBD Kabupaten Bekasi bencana kekeringan ini meluas dari 24 desa menjadi 32 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Selain itu 2.423 hektare lahan pertanian warga terancam kekeringan.
"Saya kira, kita terus akan melanjutkan penyaluran air bersih ini ya. Karena ini, berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Walaupun kita tetap berharap dan berdoa supaya musim hujan segera datang," tandas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




