Puncak BA.4 dan BA.5 Diperkirakan Minggu Ketiga Juli
Minggu, 3 Juli 2022 | 16:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan puncak kasus Covid-19 akibat subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 terjadi pada minggu kedua dan minggu ketiga Juli 2022.
Budi menuturkan perkiraan puncak kasus Covid-19 Indonesia ini mengikuti pola kenaikan kasus yang terjadi di negara-negara lain sudah melampaui puncak BA.4 dan BA.5 yang terjadi di Portugal, Australia, dan Afrika Selatan (Afsel).
"Kita amati berapa cepat puncak dicapai. Itu rata-rata antara 28 sampai 34 hari sejak ditemukan varian BA.4 dan BA.5 Jadi cepat sampai puncaknya, di Portugal, Australia, dan Afrika Selatan seperti itu. Jadi karena Indonesia ditemukannya sesudah Lebaran, dan kalau kita mengikuti pola di 3 negara yang lain puncaknya minggu kedua Juli atau minggu ketiga Juli," kata Budi seusai acara Simposium Asosiasi Dokter Medis Sedunia (World Medical Association) tahun 2022, di Jakarta, Minggu (3/7/2022).
Budi menyebutkan perkiraan puncak kasus per hari berkaca dari negara lain yang telah melewati puncak seperti Afsel, Portugal dan Australia berkisar antara 30%-40% dari puncak Omicron sebelumnya.
"Puncak Omicron Indonesia 58.000, maka puncak subvarian BA.4 dan BA.5 ini 30% dari puncak tersebut. Mungkin di bawah 20.000 puncak kasus per hari," ucapnya.
Baca Juga: Update Covid-19: Positivity Rate 5,14% Sentuh Level WHO
Budi menuturkan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 ini menular dengan sangat cepat. Selain itu, tetap dapat menginfeksi orang yang telah divaksinasi Covid-19.
Kendati demikian, Budi menegaskan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 ini hospitalisasi dan tingkat kematian lebih rendah dibandingkan dengan varian sebelumnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




