ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

7 Amalan yang Bisa Dilakukan Ketika Bulan Rajab

Kamis, 18 Januari 2024 | 11:45 WIB
AW
TE
Penulis: Aryo Pandu Wicaksono | Editor: TCE
Ilustrasi Doa Al-Quran
Ilustrasi Doa Al-Quran (Freepik)

Jakarta, Beritasatu.com - Salah satu dari empat bulan haram atau suci dalam bulan Hijriah adalah bulan Rajab. Keutamaan bulan Rajab ini tergambar dalam hadis yang diriwayatkan Abu Bakrah RA, bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada 12 bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Zulkaidah, Zulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhar yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban,” (HR Bukhari dan Muslim).

Umat Islam dapat melakukan beberapa amalan selama bulan Rajab. Berikut ini amalan-amalan yang bisa dilakukan selama tanggal 1 hingga 10 Rajab.

Melakukan Puasa
Puasa Senin dan Kamis, puasa Ayyamul Bidh atau hari-hari Putih, dan puasa Daud adalah puasa sunah yang biasa dilakukan pada bulan Rajab.

ADVERTISEMENT

Untuk puasa Ayyamul Bidh pada Rajab ini jatuh pada 25, 26, dan 27 Januari 2024. Puasa Ayyamul Bidh lazimnya dikerjakan pada 13, 14, dan 15 setiap bulannya sesuai penanggalan hijriah.

Abdullah bin Abbas RA mengatakan pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT pada bulan Rajab membedakannya dari bulan lain.

"Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci. Melakukan maksiat di dalamnya akan membawa dosa yang lebih besar, dan amalan saleh dilakukan di dalamnya akan menerima pahala yang lebih besar" (Lataif Al-Ma'arif, 2009: 207).

Memperbanyak Istigfar
Disunahkan untuk membaca lebih banyak  istigfar selama bulan Rajab. Berikut adalah beberapa bacaan  istigfar yang dapat dibaca:

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ وَأَعُوْذُبِكَ مِن شَرِّمَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي
فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Artinya: "Ya Allah, Engkau-lah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu dan aku dalam genggaman Mu. Aku dalam perjanjian-Mu (beriman dan taat) kepada-Mu sekadar kemampuan yang ada padaku. Aku berlindung kepada-Mu daripada kejahatan yang aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan mengakui dosaku. Karena itu, aku memohon ampunan-Mu, dan sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa seseorang, kecuali Engkau, ya Allah."

Memperbanyak Sedekah
Pada bulan Rajab seorang muslim juga dianjurkan untuk menyedekahkan hartanya bagi orang-orang yang membutuhkan. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW:

"Barang siapa bersedekah pada Rajab, maka Allah SWT akan menjauhkannya dari api neraka, sejauh jarak tempuh burung gagak yang terbang bebas dari sarangnya hingga mati karena tua."

Salat Sunah Rajab
Salat sunah yang dilakukan pada bulan Rajab memiliki banyak keutamaan, salah satunya disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik.

"Barang siapa shalat sunah di malam bulan Rajab sesudah salat maghrib, setiap rakaat setelah al-Fatihah membaca surah al-Ikhlas, maka ia dan keluarganya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya akan dipelihara dari malapetaka dunia dan siksa akhirat (Rasulullah SAW)."

Memperbanyak Bacaan Tasbih
Selama bulan Rajab, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca tasbih. Bahkan, jika seseorang tidak dapat berpuasa selama bulan ini, mereka dianjurkan untuk membaca tasbih seratus kali setiap hari untuk memperoleh pahala puasa di dalamnya.

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنْبَغِي التَّسْبِيحُ إِلَّا لَهُ، سُبْحَانَ الْأَعَزَّ الأَكْرَمِ، سُبْحَانَ مَنْ لَبِسَ الْعِزَّ وَهُوَ لَهُ أَهْلُ.

Artinya: "Maha Suci Dzat yang hanya kepada-Nya tasbih dipanjatkan. Maha Suci Dzat Yang Perkasa lagi Mulia. Maha Suci Dzat yang menyandang keperkasaan, dan hanya Dia-lah yang memang pantas menyandangnya."

Bacaan Pagi dan Sore Hari
Al-Jami karya Imam Suyuti, memberikan penjelasan tentang praktik bacaan pagi dan sore ini.

"Aku membaca dalam kitab Allah yang diturunkan sebelum al-Qur'an bahwa barang siapa beristighfar di pagi dan sore hari di bulan Rajab dengan mengangkat kedua tangannya seraya berkata, 'Rabbighfirlii warhamnii watub alayya', 70 kali, maka kulitnya tidak akan disentuh oleh api," kata Wahab bin Munabbih, sebuah riwayat dari Ibnu Asakir dari Abi Umamah.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku."

Membaca Doa Rajab
Ketika memasuki bulan Rajab, orang muslim disunnahkan untuk berdoa. Para ulama salaf telah melakukan ini secara umum. Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadis yang menjelaskan hal itu.

"Sesungguhnya, Nabi SAW apabila memasuki bulan Rajab, beliau berdoa,'Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan'." (HR Bukhari)

Salah satu doa umum yang dibaca oleh umat Islam selama bulan Rajab adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: "Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami di bulan Ramadan."

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Keutamaan Puasa Sunah Rajab dan Waktu Terbaik Mengamalkannya

Keutamaan Puasa Sunah Rajab dan Waktu Terbaik Mengamalkannya

NASIONAL
7 Keistimewaan Bulan Rajab dan Amalan untuk Meraih Pahala

7 Keistimewaan Bulan Rajab dan Amalan untuk Meraih Pahala

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT