Komisi IX DPR Minta Pemerintah Segera Antisipasi Ketergantungan Impor Bahan Baku untuk Atasi Obat Mahal
Kamis, 18 Juli 2024 | 07:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi IX DPR mengkritisi ketergantungan Indonesia pada impor bahan baku obat-obatan, menyebabkan lonjakan harga yang signifikan di Tanah Air. Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menegaskan perlunya langkah tegas dan cepat untuk menangani masalah ini.
"Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2016 telah mengatur percepatan pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan dengan benar. Namun, evaluasi dan kelanjutannya masih belum jelas dan terkoordinasi baik," kata Rahmad Handoyo kepada Beritasatu.com, Selasa (16/7/2024).
Dia menyoroti bahwa meskipun telah ada langkah dari pemerintah, seperti pengadaan alat kesehatan dengan persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) melalui Lembaga Kebijakan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), tetapi upaya untuk menekan harga obat masih belum mencapai hasil yang memuaskan.
Rahmad juga mengkritisi kurangnya koordinasi antara kementerian dan lembaga terkait dalam proses tersebut. Dia menyadari kompleksitas industri farmasi yang memerlukan investasi besar dengan teknologi berbahan kimia untuk pembuatan obat.
Dalam upaya mencari solusi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya telah menugaskan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengatasi masalah harga obat, tetapi upaya ini belum menghasilkan perubahan yang signifikan.
"Kami di Komisi IX DPR telah membentuk panja (panitia kerja) untuk mengkaji alat kesehatan, farmasi, dan obat-obatan dengan fokus pada pembelian prioritas yang memenuhi standar TKDN tinggi. Namun, kami masih mencari solusi terbaik untuk masalah ini," tambah Rahmad.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PSEL di Makassar Dipercepat untuk Atasi Praktik Open Dumping
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Situasi Lebanon Memanas, KSAD Maruli: Prajurit TNI Sudah Paham SOP!




