Program Cek Kesehatan Gratis Belum Berjalan Maksimal karena Kekurangan Faskes dan SDM
Jumat, 21 Februari 2025 | 08:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi IX DPR Felly Estelita Runtuwene mengatakan program cek kesehatan gratis (CKG) belum berjalan maksimal di sejumlah daerah karena masih terkendala kekurangan fasilitas kesehatan (faskes) dan sumber daya manusia (SDM).
Namun, Felly tetap mengajak masyarakat untuk mengikuti program andalan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya CKG merupakan merupakan kado terbaik dari Prabowo untuk warga yang berulang tahun.
"Pak Presiden minta di setiap ulang tahun, minimal, kalau saya tangkap pesannya satu, minimal satu tahun satu kali mereka datang ke puskesmas untuk periksakan dirinya. Karena kalau kita sampaikan selama ini, ayo periksa, bukan mereka tidak tahu, tetapi karena mereka malas, tetapi karena ini ada semacam permintaan, dorongan yang luar biasa, Pak Presiden sendiri yang berbicara, satu tahun satu kali, makanya setiap ulang tahun, ada pemeriksaan," ujar Felly kepada wartawan Beritasatu.com, Kamis (20/2/2025).
Felly mengingatkan masyarakat agar tidak lalai dan malas melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Menurut dia, hal tersebut penting agar bisa mengetahui kondisi kesehatan sejak awal sehingga kalau ada penyakit, bisa ditangani secara cepat.
"Misalkan kolesterol, atau darah tinggi, tekanan darah, atau anemia dan sebagainya, bisa diketahui lebih awal, bisa diobati lebih awal. Jangan sampai sudah jauh, sudah terlambat atau hampir terlambat, kan membebani pasien tersebut dan keluarganya," tandas dia.
Menurut Felly program cek kesehatan gratis sudah berjalan dengan baik selama ini. Hanya saja, kata dia, belum sempurna karena terdapat sejumlah kendala-kendala yang membutuhkan penanganan komprehensif dan jangka panjang, seperti persoalan kekurangan sumber daya kesehatan dan fasilitas kesehatan yang tidak merata di daerah-daerah di Indonesia.
"Tentunya infrastruktur di bidang kesehatan itu sendiri, kemudian dokter di setiap puskemas. Ini memang kita harus akui kita masih kurang. Untuk itu, kami minta agar ada pemerataan, pemerataan distribusi dokter ke seluruh wilayah pelosok Indonesia. Karena kami tahu masih kurang dari sisi itu," ungkap dia.
Lebib lanjut, Felly mengatakan, DPR khususnya Komisi IX akan terus memberikan dukungan dan pengawas terhadap pelaksanaan program cek kesehatan gratis. Dia mengatakan, pihaknya bakal menggelar rapat dengan menteri kesehatan dan stakeholder lainnya untuk evaluasi dan penyempurnaan program CKG.
Dia berharap adanya sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menyukseskan program cek kesehatan gratis. Pemerintah diminta menindak apabila ada oknum yang berupaya menghambat implementasi CKG.
"Apakah ada oknum-oknum yang tidak mau menyukseskan program tersebut, ini kan juga kita harus lihat," pungkas Felly terkait program cek kesehatan gratis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




