Mahasiswa Amerika Pelajari Gamelan, Pancasila, dan Keberagaman Agama di UGM
Senin, 3 Maret 2025 | 12:34 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com – Tujuh mahasiswa asal Amerika Serikat mengikuti program School for International Training (SIT) Study Abroad Indonesia di Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM). Selama program berlangsung, mereka belajar memainkan gamelan, mendalami Pancasila sebagai ideologi negara, serta memahami keberagaman agama di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pertukaran akademik bertema "Arts, Religion, and Social Change", yang berlangsung selama empat bulan, dari 4 Februari hingga 19 Mei 2025. Selain latihan gamelan, para mahasiswa juga mengikuti kuliah tentang agama-agama di Indonesia dan berdiskusi dengan mahasiswa UGM mengenai perbandingan kehidupan beragama di Indonesia dan Amerika Serikat.
Academic Director SIT Study Abroad Indonesia Yudhistira Kazuhiro Budiono mengapresiasi kesempatan belajar di UGM.
"SIT Study Abroad adalah program yang menghadirkan pembelajaran melalui pengalaman. Kami percaya bahwa semua tempat adalah tempat untuk belajar. Kami mengapresiasi Fakultas Filsafat UGM yang telah membuka pintu bagi kami," ujarnya, Minggu (2/3/2025).
Ia menambahkan, program ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa Amerika tentang kehidupan sosial dan budaya di Yogyakarta.
"Harapannya program ini dapat memberikan pengalaman berharga dan momen pembelajaran yang bermakna," kata Kazu.
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Iva Ariani menyatakan, Fakultas Filsafat UGM bangga menjadi bagian dari program ini.
"Terima kasih karena SIT masih memercayakan kolaborasi ini kepada Fakultas Filsafat," tuturnya.
Iva juga menekankan bahwa UGM adalah tempat yang tepat untuk memperkenalkan keberagaman budaya dan agama kepada mahasiswa internasional.
"Kami memiliki kajian mendalam tentang agama, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat, sehingga program ini sangat relevan diadakan di sini," tambahnya.
Dengan pengalaman belajar gamelan, Pancasila, dan keberagaman agama, diharapkan para mahasiswa SIT Study Abroad dapat membawa wawasan baru ke negara asal mereka. Fakultas Filsafat UGM pun terus berkomitmen memperkuat kerja sama internasional dalam pertukaran pengetahuan dan pemahaman lintas budaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




