Buntut Kasus Pelecehan, Pegawai Persada Hospital Diperiksa Polisi
Selasa, 22 April 2025 | 16:01 WIB
Malang, Beritasatu.com - Satreksrim Polresta Malang Kota memeriksa dua saksi atas kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter berinisial AY terhadap pasien berinisial QAR. Salah satu di antaranya merupakan pegawai Persada Hospital.
Kasi Humas Polres Malang Ipda Yudi Risdiyanto menerangkan, pihaknya telah memeriksa dua saksi atas kasus yang viral di media sosial (medsos).
Satu saksi merupakan pegawai rumah sakit yang diduga mengetahui keberadaan dokter AY saat kejadian.
“Kemarin Satreskrim telah melaksanakan pemeriksaan terhadap saksi berinisial AK. Saksi AK merupakan pegawai salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kota Malang. Saat itu ia melihat atau mendengar terlapor berada di rumah sakit,” kata Yudi, Selasa (22/4/2025).
Selain pegawai Persada Hospital, satu saksi lainnya diketahui sebagai teman korban QAR.
“Pemeriksaan sejauh ini sudah dilakukan kepada dua saksi, satu teman korban dan satu lagi pegawai rumah sakit,” sambungnya.
Hingga saat ini, kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum dokter AY di Persada Hospital Malang.
Rencana selanjutnya, ketika pemeriksaan saksi maupun pengumpulan alat bukti rampung, maka pihak kepolisian akan memanggil terlapor, yakni oknum dokter AY untuk dimintai keterangan.
“Kami masih mengumpulkan barang bukti, melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang mengetahui melihat kejadian dugaan pelecehan di rumah sakit tersebut. Selanjutnya akan kami kabarkan lagi perkembangannya,” pungkas Yudi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pelecehan seksual oleh seorang oknum dokter di Persada Hospital Malang mencuat setelah korban QRA membuat pengakuan melalui akun Instagram @qorryauliarachmah pada Rabu, 16 April 2025.
QRA mengatakan, mulanya datang ke Persada Hospital Malang karena mengalami sinusitis dan vertigo, kemudian menjalani pemeriksaan. Diduga saat itulah terjadi pelecehan oleh dokter AY.
QRA mengaku, oknum dokter di Persada Hospital Malang itu sempat melepas baju pasiennya dan diduga memotret bagian sensitifnya dengan menggunakan telepon genggam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




