ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Maruarar: Banyak Milenial Senang dengan Rumah Subsidi Pemerintah

Kamis, 19 Juni 2025 | 09:14 WIB
MR
DM
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: DM
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan, kebijakan pemerintah terkait program rumah subsidi mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya generasi milenial.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan, kebijakan pemerintah terkait program rumah subsidi mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya generasi milenial. (Beritasatu.com/Muhammad Aulia Rahman)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan, kebijakan pemerintah terkait program rumah subsidi mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya generasi milenial.

“Itu di Instagram saya, begitu banyak milenial yang senang kok. Artinya yang sudah ada, berjalan lah. Enggak mengganggu yang ada,” ujar Maruarar saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Maruarar menegaskan, pemerintah terbuka terhadap masukan dari masyarakat dalam merancang kebijakan rumah subsidi, termasuk mengenai luas bangunan ideal. Menurutnya, pengambilan keputusan belum final karena pemerintah ingin mendengarkan berbagai pihak terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

"Kan kami ini mesti mendengarkan, sebagai regulator ini mendengarkan banyak pihak. Ya pasti ada prokontra,” ujarnya.

Pernyataan ini menyusul kritik dari sejumlah kalangan, termasuk Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yang menyebut rumah subsidi berukuran 18 meter persegi terlalu kecil dan tak layak sebagai hunian jangka panjang.

Maruarar menegaskan, pemerintah belum menetapkan ukuran akhir rumah subsidi. Saat ini, prosesnya masih berada pada tahap pengumpulan masukan dan pengkajian mendalam terhadap standar kenyamanan dan kelayakan rumah.

“Kita juga mesti bikin cara baru. Nanti ukurannya berapa, kita teliti, kita pelajari. Kita dengerin masukan. Jangan keputusannya dahulu diambil, baru dengerin masukan. Kami agak lain. Kami dengerin masukan dahulu, baru ambil keputusan,” jelasnya.

Untuk 2025, pemerintah menargetkan pembangunan 350.000 unit rumah subsidi, jumlah tertinggi dalam sejarah Indonesia. “Tidak pernah ada rumah subsidi 350.000 satu tahun seperti tahun ini. Sepanjang Indonesia merdeka, baru sekarang. Artinya apa? Pak Prabowo prorakyat,” tegas Maruarar.

Kebijakan ini, kata Maruarar, merupakan bentuk nyata dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung akses perumahan terjangkau bagi rakyat, terutama kelompok berpenghasilan rendah dan generasi muda.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah Percepat Renovasi 10.000 Rumah Siswa Sekolah Rakyat

Pemerintah Percepat Renovasi 10.000 Rumah Siswa Sekolah Rakyat

NASIONAL
Pemerintah Targetkan Perbaikan 30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng

Pemerintah Targetkan Perbaikan 30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng

JAWA TENGAH
KPR Sejahtera Melesat, Menteri Ara Targetkan 71.000 Rumah Subsidi

KPR Sejahtera Melesat, Menteri Ara Targetkan 71.000 Rumah Subsidi

NASIONAL
Kronologi Sengketa Lahan di Tanah Abang, Hercules vs Negara

Kronologi Sengketa Lahan di Tanah Abang, Hercules vs Negara

JAKARTA
Program Gentingisasi Dorong Industri Plered, 44.000 Genting Dikirim

Program Gentingisasi Dorong Industri Plered, 44.000 Genting Dikirim

EKONOMI
Program Bedah Rumah Rakyat Diperluas hingga 400.000 Unit

Program Bedah Rumah Rakyat Diperluas hingga 400.000 Unit

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon