ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenag dan Muslim World League Gelar Dialog Kerukunan Lintas Agama

Sabtu, 6 Desember 2025 | 15:06 WIB
MP
RA
Penulis: Maria Gabrielle Putrinda | Editor: RP
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara dialog kerukunan lintas umat beragama di Jakarta, Sabtu 6 Desember 2025.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara dialog kerukunan lintas umat beragama di Jakarta, Sabtu 6 Desember 2025. (Beritasatu.com/Maria Gabrielle Putrinda)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Agama (Kemenag) bersama Muslim World League menggelar acara dialog kerukunan lintas umat beragama di Auditorium KH M Rasjidi, kantor Kemenag, Sabtu (6/12/2025). Kegiatan ini dihadiri sekitar 350 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat eselon I dan II, pegawai Kemenag, akademisi, hingga perwakilan umat lintas agama.

Pantauan Beritasatu.com, acara dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan diawali dengan doa bersama untuk para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Terlihat juga hadir dalam kegiatan ini Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Secretary General of the Muslim World League Syeikh Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa. Menag Nasaruddin menyampaikan,  Syeikh Mohammed memuji keragaman Indonesia sebagai kekuatan dalam membangun kerukunan.

ADVERTISEMENT

"Beliau memuji Indonesia sebagai negeri yang sangat bisa dijadikan semacam contoh untuk kerukunan, ya. Meskipun ber-bhineka tetapi tetap tunggal ika," ujar Menag Nasaruddin kepada awak media seusai acara, Sabtu (6/12/2025). 

Sesi dialog menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama sebagai pembicara, antara lain Menteri Agama periode 2014–2019 Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Jacklevyn Frits Manuputty, Ketua Umum Permabudhi Philip Kuntjoro, serta sejumlah tokoh agama lainnya.

Dalam acara ini, enam tokoh agama Indonesia menyampaikan pandangan mengenai hubungan manusia dengan alam. Para tokoh agama sepakat, seluruh agama memiliki ajaran sama tentang penciptaan, penjagaan kehidupan, serta larangan melakukan kerusakan terhadap alam.

Melalui forum ini, diharapkan peserta dialog dan masyarakat mendapat perspektif yang lebih luas tentang kerukunan umat beragama, yang tidak hanya menyangkut relasi antarmanusia, tetapi juga hubungan antara manusia dengan alam. Pada kesempatan yang sama, Kemenag juga menandatangani nota kesepahaman dengan Muslim World League sebagai bentuk penguatan kerja sama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menag: Pembatasan Medsos Anak untuk Perkuat Akhlak dan Jati Diri

Menag: Pembatasan Medsos Anak untuk Perkuat Akhlak dan Jati Diri

NASIONAL
Soal Boikot Produk Pro AS-Israel, Menag: Umat Islam Rugi 2 Kali

Soal Boikot Produk Pro AS-Israel, Menag: Umat Islam Rugi 2 Kali

EKONOMI
Usul 630.000 Formasi PPPK, Kemenag Prioritaskan Guru Madrasah

Usul 630.000 Formasi PPPK, Kemenag Prioritaskan Guru Madrasah

NASIONAL
Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Wajib

Minta Maaf, Menag Tegaskan Zakat Tetap Wajib

NASIONAL
Mengapa 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis? Ini Penjelasannya Menurut Menag

Mengapa 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis? Ini Penjelasannya Menurut Menag

NASIONAL
Menag Harap Ramadan 2026 Jadi Momentum Kebaikan bagi PNM

Menag Harap Ramadan 2026 Jadi Momentum Kebaikan bagi PNM

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon