ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lima Banteng Bentuk Partai Baru

Jumat, 18 Juni 2010 | 21:00 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi politik.
Ilustrasi politik. (ist)

Lima partai; PNBK, PDP, Partai Pelopor, PPDI dan PNI Marhaen akan melebur menjadi satu untuk menyiasati ketentuan ambang batas (parliamentary treshold ) sebesar lima persen.

Para pengurus dari kelima parpol dikabarkan sudah bertemu dan sepakat membentuk, apa yang disebut sebagai Forum Banteng Lima.
 
Sekretaris Harian Pimpinan Kolektif Nasional PDP, Didik Supriyanto, menjelaskan forum itu berguna jika aturan ambang batas dinaikan paksa menjadi 5 persen oleh partai-partai besar di DPR.
 
"Kemungkinan kita akan melakukan fusi, berisikan partai-partai peserta pemilu 2009 yang tak lolos parliamentary treshold. Tapi kita minta, kalau pun itu dinaikan, kita masih bisa ikut pemilu, dengan cara fusi tersebut,"kata Didik kepada wartawan beritasatu.com.
 
Alasan lainnya, total suara dari seluruh partai yang tergabung dalam forum tersebut pada pemilu lalu, ternyata  mencapai 2,8 persen.
 
"Itu artinya lolos parliamentary treshold  2,5 persen. Kita akan intensifkan (pertemuan) dengan Mas Eros Djarot dari PNBK, Mas Roy BB Janis dari PDP, Mbak Sukma dan lainnya," kata Ketua Umum PPDI, Mentik Budiwiyono.
 
Menurutnya, peleburan tetap akan dilakukan, seandainya aturan parliamentary treshold  tidak dinaikan atau tetap 2,5 persen.
 
"Kita juga mulai ancang-ancang mencari sosok yang bisa mengayomi dan bisa dijual dalam pemilu," kata.
 
Selain ketua umum masing-masing partai bisa dipilih, Siti Fadilah Supari disebut-sebut akan  dijadikan ketua umum partai hasil penggabungan lima partai tersebut.
 
"Namanya (Siti Fadilah) juga cukup menjual.  Atau Pak Slamet Subijanto yang sudah memutuskan akan merapat. Kan nanti kita dipimpin jenderal bintang empat," kata Mentik.
 
Mentik mengatakan, usulan partai-partai besar di DPR yang akan menaikan ambang batas menggambarkan arogansi politik.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon