Kekuatan PDIP Dinilai Banyak Dibantu Kinerja Presiden Jokowi
Kamis, 9 Juni 2022 | 21:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kekuatan PDI Perjuangan (PDIP) yang mendapatkan dukungan publik terbanyak dibantu oleh kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini merupakan temuan hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada 10-17 Mei 2022.
Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan hasil survei tersebut menunjukkan ada kecenderungan PDIP unggul di kalangan warga yang mengaku puas atas kinerja presiden.
"Dari 73,8 persen yang mengaku puas dengan kinerja presiden, 28 persen di antaranya memilih PDIP. Sementara dari 24,2 persen yang tidak puas, hanya 14 persen yang menyatakan akan memilih PDIP," ujar Deni saat rilis hasil survei bertajuk "Dinamika Pilihan Partai dan Presiden Menjelang 2024" secara virtual, Kamis (9/6/2022).
Baca Juga: Survei: Ganjar, Prabowo, dan Anies Jadi Capres Terkuat untuk Pilpres 2024
Hal yang sama, menurut Deni, terjadi pada mereka yang merasa puas atas kinerja pemerintah menanggulangi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Dari 71,9 persen yang mengaku puas atas kinerja pemerintah menanggulangi Covid-19, 26 persen di antaranya memilih PDIP. Dari 25,9 persen yang mengaku tidak puas, hanya 18 persen akan menjatuhkan pilihan pada PDIP.
"Sementara dari 62,6 persen yang mengaku puas atas kinerja pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional, 28 persen di antaranya akan memilih PDIP. Sebaliknya, dari 34,6 persen yang mengaku tidak puas, hanya 16 persen yang akan menjatuhkan pilihan pada PDIP," kata Deni.
Deni mengatakan dalam survei ini, sebanyak 73,9 persen publik mengaku puas dengan kinerja presiden. Hal yang mengaku tidak puas sebesar 24,3 persen. Sementara yang menjawab tidak tahu sebanyak 1,8 persen. Mayoritas publik juga mengaku puas pada kinerja pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 (72 persen) dan pemulihan ekonomi nasional (62,7 persen).
Dalam data tabulasi silang, Deni mengatakan dukungan pada PDIP lebih kuat di kalangan warga yang memberi penilaian positif pada berbagai kondisi nasional, yakni ekonomi, politik, keamanan, dan penegakan hukum.
Baca Juga: Hasto PDIP Raih Gelar Doktor dari Unhan dengan Predikat Summa Cum Laude
"PDIP unggul di semua kelompok. Namun, semakin buruk penilaian tentang berbagai kondisi nasional, dukungan kepada PDIP semakin rendah. Sebaliknya, semakin baik evaluasi atas kondisi nasional, semakin besar dukungan pada PDIP," ujar Deni.
Survei SMRC ini dilakukan pada 10-17 Mei 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilu. Dari populasi itu dipilih secara random 1.220 responden.
Response rate atau responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.060 atau 87 persen. Angka margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar plus minus 3,07 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




