ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

‎VIDEO – Nur Afiyah dan Luka Lama Soal Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaSumber: Wartabanjar.com

Sabirin Davian
Selasa, 24 Juni 2025 | 20:47 WIB
‎VIDEO – Nur Afiyah dan Luka Lama Soal Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

‎WARTABANJAR.COM – Kabar duka kembali datang dari luar negeri. Nur Afiyah Daeng Damin, seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, meninggal dunia setelah mengalami kekerasan berat dari dua majikannya di Malaysia. Peristiwa ini terjadi antara 8 hingga 11 Desember 2021, di Amber Tower, Penampang, Sabah. Setelah melalui proses hukum yang panjang, pada pertengahan 2025, keadilan akhirnya mulai ditegakkan.

‎Dua pelaku, Etiqah Siti Noorashikeen Sulang yang merupakan mantan finalis ajang memasak televisi dan mantan suaminya, Mohammad Ambree Yunos, divonis masing-masing 34 tahun penjara. Ambree juga dihukum 12 kali cambuk. Vonis ini dijatuhkan oleh Pengadilan Tinggi Kota Kinabalu setelah terbukti keduanya bertindak secara bersama-sama dalam melakukan kekerasan yang menyebabkan kematian korban.

‎Jaksa menyebut Nur Afiyah kerap disiksa, tak diberi gaji, dan tak diizinkan kembali ke tanah air. Ia datang ke Malaysia di tengah pandemi, mencari nafkah dengan niat baik, namun justru kehilangan nyawanya di tempat kerja.

‎Kasus Nur Afiyah bukan yang pertama, dan ini menunjukkan bahwa masalah perlindungan pekerja migran Indonesia masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Di saat pemerintah terus berupaya memperbaiki tata kelola penempatan pekerja migran, kekerasan terhadap mereka di negara tujuan masih saja terjadi.

‎Hukuman berat terhadap pelaku memang memberi sinyal tegas bahwa kekerasan terhadap pekerja migran tak bisa ditoleransi. Tapi vonis ini belum cukup menghentikan pola kekerasan yang selama ini kerap berulang. Perlu pengawasan ketat dari dua negara, pendampingan hukum yang kuat sejak awal, dan sistem pengaduan darurat yang benar-benar bisa diakses oleh para pekerja saat mereka dalam situasi bahaya.

‎Kasus ini harus jadi pengingat bahwa keselamatan dan hak pekerja migran tidak boleh hanya bergantung pada keberuntungan. Mereka bukan hanya pengirim devisa, tapi juga warga negara yang berhak mendapatkan perlindungan penuh dari negara.

‎Kita semua berduka atas kepergian Nur Afiyah, tapi di sisi lain juga kita harus bangkit untuk benahi kembali sistem perlindungan pekerja kita seperti memperkuat sistem perlindungan, mendidik calon pekerja migran soal hak mereka, dan memperluas jangkauan bantuan hukum di negara-negara tujuan.

‎Jangan biarkan kisah Nur Afiyah menjadi catatan sunyi yang hanya ramai saat vonis dibacakan. Biarkan kisah ini menjadi pemicu perubahan nyata agar tak ada lagi nyawa yang hilang hanya karena ingin bekerja dengan jujur di negeri orang.(vri/berbagai sumber)

Artikel ‎VIDEO – Nur Afiyah dan Luka Lama Soal Perlindungan Pekerja Migran Indonesia pertama kali tampil pada Wartabanjar.

Bagikan

BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI

Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk

INTERNASIONAL 7 menit yang lalu
2982238

PDIP Sebut Gugurnya 3 Anggota TNI Momentum PBB Tindak Tegas Israel

INTERNASIONAL 7 menit yang lalu
2982237

7 Destinasi Wisata Alam di Sangihe, Menarik Dikunjungi Saat Liburan

LIFESTYLE 8 menit yang lalu
2982199

Bagaimana jika Alien Menilai Manusia? Ini Jawabannya menurut Ilmuwan

OTOTEKNO 9 menit yang lalu
2982236

Besok, Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi di TMP Cikutra

JAWA BARAT 11 menit yang lalu
2982235

4 Pekerja Proyek Gedung di Jaksel Tewas, Polisi Periksa Saksi

JAKARTA 21 menit yang lalu
2982230

Iran Bantah Tangkap Pilot Jet Tempur AS

INTERNASIONAL 21 menit yang lalu
2982229

Long Weekend Paskah, KAI Daop 6 Layani 32.000 Penumpang

NUSANTARA 25 menit yang lalu
2982228

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 47 KK Terdampak dan 22 Bangunan Rusak

JAWA BARAT 27 menit yang lalu
2982227

Tunggu Jenazah Serka Nur Ichwan Tiba, Keluarga Tahlilan di Rumah Duka

JAWA TENGAH 28 menit yang lalu
2982226
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT