GMNI dan LMND Bekasi Tolak Kenaikan BBM
Jumat, 14 Juni 2013 | 16:59 WIB
Bekasi - Puluhan massa mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Liga Mahasiswa Nasional Demokrat (LMND) berunjuk rasa menentang rencana kebijakan pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Dalam aksinya, massa melakukan taetrikal dengan menutup mulut sebagai simbol kejenuhan terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena tidak pernah mendengar jeritan rakyat.
"Kami menganggap rencana kenaikan harga BBM ini karena dipengaruhi adanya tekanan dari pihak luar seperti investor asing. Kita mempunyai cadangan minyak mentah yang cukup banyak namun dijual ke pihak asing dan begitu masuk kembali ke negara kita berupa minyak jadi, harganya sudah melambung tinggi," papar Farid Hardiman, Ketua Dewan Pimpinan Cabang GMNI Bekasi, Jumat (14/6).
Farid mencontohkan, cadangan minyak bumi yang melimpah seperti di Blok Mahakam dan Blok Tangguh di Kalimantan, serta Blok Cepu di Jawa Timur. "Semua cadangan minyak itu telah dikuasai oleh perusahaan luar negeri," imbuhnya.
Selain itu, mereka juga menganggap kenaikan BBM adalah pengkhianatan bagi rakyat. "Dengan sangat jelas Menteri Jero Wacik mengatakan kenaikan ini berhubungan dengan peningkatan gaji menteri dan anggota DPR. Kenaikan BBM menjadi Rp 6.500 akan semakin memiskinkan rakyat dengan kenaikan harga sembako," ujar Farid.
Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), kata Farid, hanya merupakan tipuan yang mengelabui masyarakat.
"Pemborosan anggaran masih banyak terjadi di lembaga eksekutif dan legislatif," tegasnya.
Untuk itu, kata Farid, penghematan harus dilakukan terlebih dahulu di kedua lembaga tersebut sebelum mencabut subsidi BBM.
Massa membubarkan setelah aksi berlangsung selama 30 dengan pengawalan ketat dari anggota Polsek Bekasi Selatan dan Polresta Bekasi Kota.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Sambut 3 Jenazah Prajurit TNI di Bandara Soekarno-Hatta




