Tahun 2014, Momentum Konsolidasi Nasional

Kamis, 25 Juli 2013 | 09:11 WIB
CP
B
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: B1
Ketua DPR, Marzuki Alie
Ketua DPR, Marzuki Alie (Antara/Ujang Zaelani)

Jakarta – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR Marwan Jafar mengatakan, Indonesia berpotensi menjadi negara besar yang sejajar dengan negara maju lainnya di dunia. Namun, dengan syarat konsolidasi.

"Diperlukan adanya perubahan secara menyeluruh dari semua aspek kehidupan agar cita-cita tersebut dapat tercapai di masa yang akan datang. Apalagi dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa dan potensi Sumber Daya Alam yang luar biasa," kata Marwan di Jakarta, Kamis (25/7).

Dia mengungkapkan, Indonesia telah melampaui masa transisi sejak reformasi 1998. Reformasi Indonesia, tercatat sebagai satu-satunya negara yang telah berhasil melakukan reformasi secara damai. "Pada masa tersebut, seluruh komponen bangsa telah sepakat untuk menyongsong Era Indonesia Baru, yakni Indonesia yang lebih adil, makmur, dan bermartabat," ungkapnya.

Dia menyatakan, dalam rangka mewujudkan cita-cita tersebut, tak ada jalan lain kecuali perubahan secara menyeluruh. Perubahan sangat mungkin terjadi manakala pihak-pihak stakeholders (pemangku kepentingan) dan seluruh komponen bangsa benar-benar menumbuhkan kembali moralitas dan kesadaran kolektif.

Hal tersebut, lanjut dia, harus terus menerus ditanamkan agar bangsa ini tidak mudah goyah pemahaman dan pendirian. "Kita tidak mungkin menghindar dari pengaruh paham tersebut. Kita harus hadapi dengan paham, sikap dan pendirian kita sebagai bangsa yang tangguh," ucapnya.

Dia menambahkan, tahun politik pada 2014 nanti, merupakan momentum penting bagi bangsa ini untuk melakukan konsolidasi nasional. "Momentum konsolidasi ini mutlak diperlukan dan diupayakan secara terus-menerus sehingga bangsa ini semakin solid dan diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, pemimpin nasional ke depan harus sanggup memahami permasalahan bangsa. Dengan demikian, pemimpin tersebut bisa mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah.

"Persiapan yang paling penting dilakukan adalah bagaimana kita mencoba memahami situasi bangsa saat ini. Kita harus memahami masalah yang menjadi prioritas untuk ditangani, sehingga kita tahu persis langkah-langkah yang harus dilakukan, manakala dipercaya mengemban amanah (sebagai presiden)," kata Marzuki di gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/7)

Menurutnya, permasalahan bangsa ini sudah begitu kompleks. "Berbagai masalah terjadi misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, lalu persoalan ekonomi yang menyangkut kesejahteraan rakyat," imbuh Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon