Sentuh 17 Kabupaten di Indonesia, Gerakan Indonesia Mengajar Dibuka Lagi
Selasa, 1 Oktober 2013 | 17:16 WIB
Jakarta - Pengelola Gerakan Indonesia Mengajar (GIM) menegaskan bahwa mereka saat ini sudah berhasil menyentuh 17 kabupaten yang ada di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua Barat. Dengan memberangkatkan 367 tenaga pengajar muda, sebutan bagi guru-guru yang dikirim ke berbagai daerah tersebut, GIM meyakini banyak potensi yang belum tergali dari anak-anak seluruh Indonesia.
Hikmat Hardono, Direktur Eksekutif Indonesia Mengajar, menjelaskan bahwa sejak mereka mengirimkan banyak pengajar muda ke daerah-daerah, GIM menyaksikan ada banyak pejuang pendidikan yang berjuang di tengah kesederhanaannya.
"Ada ribuan orang yang melakukan ini semua dengan ketulusan dan keikhlasan yang kadang kala sulit dipahami. Guru-guru yang penuh bakti pada kemajuan muridnya, kepala sekolah yang penuh perhatian pada guru-gurunya, dan masih banyak lagi," jelas Hikmat, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (1/10).
Dikatakan Hikmat lagi, pengajar-pengajar muda yang dikirimkan oleh GIM itu telah berinteraksi dengan 22.808 siswa, 1.738 guru, serta 126 kepala sekolah. Adapun daerah-daerah yang telah disentuh oleh para pengajar muda GIM itu meliputi Kabupaten Aceh Utara, Bengkulu, Musi Banyuasin, Muara Enim, Tulang Bawang Barat, Lebak, Kapuas Hulu, Paser, Bawean, Banggai, Majene, Bima, Rote, Kepulauan Sangihe, Halmahera Selatan, Maluku Tenggara Barat, serta Kabupaten Fakfak.
Ditambahkan oleh Evi Trisna, Public Engagement Manager Indonesia Mengajar, pada November 2013 ini, GIM pun akan membuka kembali pendaftaran bagi siapa pun yang ingin menjadi pengajar muda untuk dikirim ke daerah-daerah.
"Pada November tahun ini, kami akan membuka kembali pendaftaran secara online di www.indonesiamengajar.org. Di sana peserta akan mengisi sendiri formulir pendaftaran dan berbagai macam isian lainnya yang dibutuhkan," jelas Evi di kantornya.
Nantinya, menurut Evi, data yang masuk akan mengalami seleksi lagi, sehingga akhirnya terpilih para pengajar muda yang memenuhi kriteria. Sebagai gambaran, untuk tahun kemarin tercatat ada 40.194 pendaftar, yang kemudian disaring menjadi 367 pengajar muda. Sementara itu, GIM sendiri juga mencatatkan adanya lebih dari 4.000 relawan, yang aktif dalam berbagai kegiatan seperti menjadi pendamping taman bacaan, asesor rekrutmen, relawan kelas inspirasi, anggota korps donatur, trainer, dan banyak lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




