Pengamanan Pemungutan Suara Ulang di Jabar Bervariasi
Sabtu, 12 April 2014 | 13:52 WIB
Jakarta - Polisi menyiapkan pola pengamanan yang bervariasi dalam pemungutan suara ulang di 324 tempat pemungutan suara (TPS) di Jawa Barat lantaran surat suara yang tertukar.
"Pola pengamanannya berbeda-beda di setiap TPS, tergantung penilaian para kepala satuan wilayah setempat. Pola-pola pengamanan itu misalnya, di Polres Sukabumi 3:2:1 maksudnya 3 polisi, 2 linmas, di satu TPS," kata Kabaharkam Polri Komjen Putut Eko Bayuseno pada Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (12/4).
Polres Cianjur berlaku 4:2:1, Polres Cimahi 5:2:1, Polres Cirebon 10:2:1, Polresta Cirebon 2:2:1, Polrestabes Bandung 5:2:1, Polres Ciamis 5:2:1, Polres Purwakarta 3:2:1, Polres Kuningan 20:2:1, dan Polres Subang 5:2:1.
Lalu Polres Bandung 30:2:1, Polres Indramayu 4:2:1, Polresta Sukabumi 1:2:1, Polres Majalengka 2:2:1, Polres Bogor 5:2:1, Polres Tasikmalaya 3:2:1, Polres Karawang 2:2:1, Polres Garut 10:2:1, dan Polres Sumedang 3:2:1.
"Setiap satuan wilayah masih harus menyiapkan satuan cadangan yang sewaktu-waktu siap digerakkan. Untuk anggaran pengamanan pemungutan suara ulang menggunakan dana tahapan penghitungan suara yg diperuntukkan bagi 1/3 kekuatan," bebernya.
Di Jawa Barat jumlah pemilih yang akan mengikuti pemilu ulang sekitar 80.000 orang kendati diperkirakan hanya sekitar 50.000 orang yang akan kembali ke TPS untuk mencoblos.
Pemilu ulang itu akan digelar di 21 kabupaten/kota se-Jawa Barat pada Minggu besok (13/4).
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis kasus surat suara tertukar di 14 provinsi, termasuk Jabar.
Ke-14 provinsi yang mengalami surat suara tertukar antara lain, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Banten, Bali, NTT, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan DKI Jakarta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




