Kernet dan Kondektur Bus Harapan Jaya Diperiksa
Selasa, 14 Oktober 2014 | 12:57 WIB
Surabaya - Kernet dan kondektur bus PO Harapan Jaya yang mengalami kecelakaan dan menewaskan tujuh penumpang menjalani pemeriksaan di Kepolisian Daerah Jawa Timur ( Polda Jatim).
"Hari ini (14/10), penyidik dari Polres Sidoarjo dan Polda Jatim memeriksa lima orang saksi, termasuk kondektur dan kernet bus Harapan Jaya, sedangkan sopir bus masih dicari (karena melarikan diri)," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono di Surabaya, Selasa (14/10).
Selain itu, teknisi dari Hino (produsen bus/truk) didampingi petugas dari Ditlantas Polda Jatim dan Labfor Polri Cabang Surabaya juga sudah membongkar mesin bus yang mengalami kecelakaan tersebut.
"Hasil penelitian, mesin bus itu ternyata sistem pengeremen cukup bagus, dan bus dengan nomor polisi AG-7900-UR saat mengalami kecelakaan di kawasan Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo sedang menggunakan speed (kecepatan) pada transmisi lima," ujarnya.
Bus PO Harapan Jaya jurusan Surabaya-Trenggalek mengalami kecelakaan sesaat setelah keluar dari Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo pada Senin (13/10) sekitar pukul 05.00 WIB. Bus ini disopiri Teguh (36), warga Jalan Mastrip, Banaran, Kediri.
Dugaan sementara penyebab kecelakaan, bus yang melaju dari timur ke barat itu kejar-kejaran dengan bus lain. Sementara, sopir tak menyadari jika kondisi jalan agak menikung di depan Mahkamah Militer.
Akhirnya, bagian depan kanan bus menghantam pembatas jalan (guardrail) dan terus melaju, hingga akhirnya terguling dan terseret sejauh 100 meter.
Akibat dari kejadian tersebut, banyak penumpang terlempar. Tujuh orang diketahui meninggal dunia, sedangkan sisanya luka-luka. Korban tewas adalah Ibnu Markaban (34), Sawal (54) , Sukardi (75), Kasiadi (50), Priyo Wahyu (46), Suliyem (55), dan Mr X.
"Kami masih menyelidiki kejadian ini dan belum bisa menyimpulkan penyebabnya," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sidoarjo AKP Budi S.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




