Formappi: DPR Bakal Hadapi Tahun Depan dengan Aura Pesimistis
Selasa, 23 Desember 2014 | 03:16 WIB
Jakarta - Koordinator Masyarakat Pemantau Parlemen (Formappi) Sebastian Salang menilai DPR akan menghadapi tahun 2015 dengan pesimistis. Pasalnya, kisruh antara dua kubu di parlemen (KIH dan KMP) diperkirakan bakal terus berlanjut.
"DPR kita di awal masa jabatan, menghadapi banyak persoalan terutama konflik antara dua kubu, KMP dan KIH yang mengakibatkan fungsi sebagai pengawas, pembuat legislasi dan anggaran tidak berjalan optimal," ujar Sebastian dalam bincang akhir tahun bertajuk 'Presiden Baru Politik Pecah Belah dan Keharusan Regenerasi Elit Politik' di Jakarta, Senin (22/12).
Lantaran hal ini, dia menilai, DPR akan memasuki tahun 2015 dengan rasa pesimistik. Pasalnya, konflik antara dua kubu pasti akan berlanjut. Selain itu, lanjutnya, persoalan internal partai juga akan mengganggu keberadaan DPR.
"Konflik di DPR tahun 2014 akan terus berlanjut di tahun 2015. Bisa dipastikan mengawali tahun baru, DPR masih porak poranda. Partai Golkar dan PPP pasti masih mengurus internalnya masing-masing," tegasnya.
Jika konflik tidak berakhir, maka tugas DPR pasti terbengkalai juga. Sebastian mencontohkan, masa sidang pertama DPR yang berlangsung sejak dilantik sampai dengan reses, DPR belum menyepakati program legislasi nasional (prolegnas).
"Prolegnas ini kemungkinan tidak bisa juga disepakati pada awal Januari 2015 jika melihat kondisi parlemen dan internal parpol sekarang ini," katanya.
Dia juga tidak terlalu memberikan harapan besar pada kesepakatan damai melalui revisi UU MD3 yang dapat menjamin soliditas DPR secara institusi.
"Yang penting sebenarnya bagaimana perilaku ketua umum atau elite parpol untuk berbicara kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan partai atau koalisi," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




