Kapolri: Penembakan di Aceh Tak Terkait Pilkada
Selasa, 3 Januari 2012 | 18:07 WIB
Hingga saat ini belum ada indikasi lain menunjukkan modus selain kriminal.
Pemerintah meyakinkan sederetan penembakan misterius yang terjadi di Aceh sebagai tindakan kriminal murni dan tidak berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah di Aceh.
Kepala Kepolisian RI, Jen. (Pol) Timur Pradopo, mengatakan kejadian penembakan pada 4 Desember sebagai tindakan kriminal dengan senjata api.
"Untuk kejadian 4 Desember 2011, itu hanya kriminal murni. Sudah diproses dan tersangka sudah ada," kata Timur, di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini.
Sedangkan untuk dua kejadian penembakan misterius pada malam Tahun Baru masih dalam pengusutan polisi.
"Sedangkan untuk (kejadian) pada malam tahun baru sekarang masih dalam proses penyelidikan. Sudah ada kurang lebih 50 saksi yang diperiksa. Belum ada tersangka, kita tunggu hasil penyelidikan dan olah TKP nanti ya," kata Kapolri.
Timur mengatakan kepolisian juga melakukan olah TKP di lokasi dan menemukan selongsong senjata dengan proyektil peluru yang saat ini sedang diselidiki di Tim Forensik Kriminal Umum Polri.
Ditambahkannya, hingga saat ini belum ada indikasi lain menunjukkan modus selain kriminal.
Hal itu juga disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, yang langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.
"Tidak ada kaitannya dengan Pilkada Aceh. Itu kriminal biasa," kata Gamawan, sebelum Sidang Kabinet Paripurna.
Sebagai langkah antisipasi, Gamawan mengatakan dirinya besok akan bertemu dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di Jakarta untuk membahas keamanan Pilkada.
Pemerintah meyakinkan sederetan penembakan misterius yang terjadi di Aceh sebagai tindakan kriminal murni dan tidak berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah di Aceh.
Kepala Kepolisian RI, Jen. (Pol) Timur Pradopo, mengatakan kejadian penembakan pada 4 Desember sebagai tindakan kriminal dengan senjata api.
"Untuk kejadian 4 Desember 2011, itu hanya kriminal murni. Sudah diproses dan tersangka sudah ada," kata Timur, di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini.
Sedangkan untuk dua kejadian penembakan misterius pada malam Tahun Baru masih dalam pengusutan polisi.
"Sedangkan untuk (kejadian) pada malam tahun baru sekarang masih dalam proses penyelidikan. Sudah ada kurang lebih 50 saksi yang diperiksa. Belum ada tersangka, kita tunggu hasil penyelidikan dan olah TKP nanti ya," kata Kapolri.
Timur mengatakan kepolisian juga melakukan olah TKP di lokasi dan menemukan selongsong senjata dengan proyektil peluru yang saat ini sedang diselidiki di Tim Forensik Kriminal Umum Polri.
Ditambahkannya, hingga saat ini belum ada indikasi lain menunjukkan modus selain kriminal.
Hal itu juga disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, yang langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.
"Tidak ada kaitannya dengan Pilkada Aceh. Itu kriminal biasa," kata Gamawan, sebelum Sidang Kabinet Paripurna.
Sebagai langkah antisipasi, Gamawan mengatakan dirinya besok akan bertemu dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di Jakarta untuk membahas keamanan Pilkada.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




