Basuki Todong Nestle Sumbang Bus Tingkat

Jumat, 22 Mei 2015 | 21:17 WIB
LT
JS
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: JAS
Presiden Direktur Nestle Rashid Qureshi secara simbolis menyerahkan nomor dada dan kaus peserta kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama di Balaikota, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2015.
Presiden Direktur Nestle Rashid Qureshi secara simbolis menyerahkan nomor dada dan kaus peserta kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama di Balaikota, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2015. (Istimewa)

Jakarta - Kekurangan bus tingkat, membuat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak malu-malu menodong pihak swasta untuk menyumbang. Seperti yang dilakukan Basuki hari ini. Dia menodong PT Nestle Indonesia untuk menyumbang bus tingkat di Jakarta.

Bus tingkat yang disumbangkan bisa dipasang iklan-iklan berbagai macam produk yang diproduksi perusahaan tersebut.

"Kami tawarkan, Nestle kan punya banyak produk. Nah itu kira-kira bisa bantu DKI Jakarta dengan sediakan bus tingkat yang bisa dipasangkan iklan produk Nestle," kata Basuki saat membuka acara persiapan pelaksanaan Jakarta International 10 K di Balai Kota DKI, Jumat (22/5).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan dengan menyumbang bus tingkat, Nestle bisa menjadikan kendaraan tersebut sebagai iklan berjalan gratis.

Nestle Indonesia memiliki kebebasan dalam memasang iklannya di bus tingkat tersebut, baik di dalam bus berbentuk interior, pernak-pernik segala macamnya maupun tampilan eksteriornya yang penuh dengan promosi produk Nestle.

Artinya, Pemprov DKI diuntungkan mendapatkan bus tingkat, dan Nestle dapat mengiklankan produknya di bus tingkat gratis.

"Jadi sama-sama menguntungkan. Nanti kami yang tanggung jawab untuk maintenance bus tingkat ini. Pasang iklan setiap tahun bisa ganti, tanpa bayar pajak ke kami," ujarnya.

Selain itu, DKI akan taruh Global Positioning System (GPS) di dalam bus yang dihubungkan dengan layanan aplikasi Smart City Jakarta. Sehingga dalam aplikasi ini akan dapat terlihat logo Nestle yang bergerak sesuai pergerakan bus tingkatnya.

"Ya kira-kira 10-20 bus lah. Namanya juga dagang," tuturnya.

Menanggapi todongan Basuki, Presiden Direktur Nestle Indonesia Rashid Qureshi mengatakan akan menindaklanjutinya. "Ya, kami akan follow up," jawab Rashid singkat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon