Polda Bali Optimistis Mampu Ungkap Kasus Angeline

Jumat, 12 Juni 2015 | 18:26 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Warga mengikuti aksi Gerakan 1.000 Lilin untuk Anak Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 11 Juni 2015. Aksi itu dilakukan untuk mengenang Angeline seorang anak berusia delapan tahun yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan di Bali serta kasus kekerasan anak lainnya.
Warga mengikuti aksi Gerakan 1.000 Lilin untuk Anak Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 11 Juni 2015. Aksi itu dilakukan untuk mengenang Angeline seorang anak berusia delapan tahun yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan di Bali serta kasus kekerasan anak lainnya. (Antara/Vitalis Yogi Trisna)

Denpasar - Kepolisian Daerah (Polda) Bali optimistis mampu mengungkap tersangka yang memerintahkan untuk melakukan pembunuhan terhadap Angeline (8), bocah yang ditemukan tewas terkubur di halaman rumahnya, Jalan Sedap Malam, Denpasar.

"Kami optimistis mampu memecahkan kasus ini, dan saat ini sedang mengarah pada tersangka yang memerintahkan melakukan pembunuhan dan turut serta melakukan pembunuhan Angeline," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Wiyanto, di Denpasar, Jumat (12/6).

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan terkait kasus itu, pihaknya sudah menetapkan satu tersangka, Agus, yang sudah mencukupi alat buktinya.

Namun, untuk tersangka lainnya tidak menutup kemungkinan segera ditindaklanjuti dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan hasil otopsi juga mendukung dalam proses penyidikan kepolisian.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan secara cepat terhadap tersangka Agus. Pemeriksaan psikolog terhadap orang tua angkat Angeline, Margaretha juga telah dilakukan, Rabu (10/6) lalu.

"Memang ada kecenderungan ibu angkat Angeline mendidik anak dengan keras. Namun, hal itu sebagai bahan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Ia menegaskan, dari hasil pemeriksaan itu bukan menjadi faktor utama karena dalam proses penyidikan harus merangkai dan mempertemukan saksi yang ada.

Pihaknya mengatakan saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik di TKP yang belum tuntas. Selain itu, ia mengakui sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan orang tua angkat korban di Polresta Denpasar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon