PKS Desak Pemerintah Serius Berantas Mafia Asap

Selasa, 15 September 2015 | 14:46 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Sejumlah petugas dari Manggala Agni BKSDA Kabupaten Lahat memadamkan kebakaran Hutan Suaka Marga Padang Sugihan, Desa Riding, Pangkalan Lampan, Kab Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. 14 September 2015
Sejumlah petugas dari Manggala Agni BKSDA Kabupaten Lahat memadamkan kebakaran Hutan Suaka Marga Padang Sugihan, Desa Riding, Pangkalan Lampan, Kab Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. 14 September 2015 (Antara/Nova Wahyudi)

Jakarta - Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mendesak pemerintah untuk bersikap tegas dan keras terhadap pihak-pihak yang menyebabkan kebakaran hutan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan, sembari cepat merespon cepat bencana ini.

"Ini jelas ada mafia asap yang sengaja membakar lahan untuk keuntungan ekonomi. Aparat harus menindak tegas dengan semua bentuk ancaman hukuman, bukan hanya pidana, tapi juga perdata dan pencabutan izin. Minta perusahaan yang lahannya terbakar bertanggung jawab. Jika disengaja, cabut izinnya, tuntut perdata maupun pidana," tegas Jazuli, Selasa (15/9).

Menurut anggota Komisi III DPR ini, kerugian akibat asap pembakaran lahan dapat dikategorikan luar biasa terhadap sisi perekonomian, terlebih ancaman bagi kesehatan warga. Rakyat dimana-mana sudah menjerit meminta respons cepat pemerintah.

"Bahkan, BNPB menghitung total lost dan cost-nya secara ekonomi, lebih besar dan lebih boros dari bencana Gunung Merapi, banjir, bahkan bencana tsunami di Aceh pada 2004 lalu," tambahnya.

Menurut Jazuli, kebakaran yang terjadi tiap tahun, dengan waktu yang hampir seragam, yakni setiap memasuki musim tanam, mustahil terjadi, jika tidak ada unsur kesengajaan.

"Pembakaran lahan ini bukan hal baru, bahkan early warning hingga data-data investigatif sudah banyak dikemukakan kalangan kampus, LSM, dan lainnya. Tapi, mengapa upaya pencegahan tidak dapat dilakukan pemerintah?" tanya Jazuli.

Oleh karena itu, anggota DPR asal Banten ini menegaskan pemerintah dan aparat penegak hukum harus cepat mengambil langkah-langkah konkrit menindak tegas dan keras mafia asap.

"Tangkap aktor intelektualnya, jangan pernah menutupi apalagi melindungi jika itu melibatkan oknum pengusaha yang bermain mata dengan aparat pemerintah dan keamanan. Jangan pula sekadar menangkapi rakyat jelata yang disuruh hanya untuk sesuap nasi," tambahnya.

"Apalagi, Presiden Jokowi telah menyatakan akan menindak tegas perusahaan yang membakar hutan, usai melakukan sidak ke lokasi kebakaran Riau dan Sumsel," tandas Jazuli.

Terakhir, Fraksi PKS DPR berharap agar kebakaran hutan tidak terjadi lagi dan kuncinya ada pada keseriusan dan komitmen pemerintah serta para penegak hukum melalui law enforcement yang kuat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon