Presiden Mugabe Bacakan Pidato yang Salah
Rabu, 16 September 2015 | 01:51 WIB
Harare - Presiden Zimbabwe Robert Mugabe membacakan teks pidato yang salah di pembukaan masa sidang parlemen Selasa (15/9) dengan mengulangi pidato yang telah dia sampaikan bulan lalu.
Presiden berusia 91 tahun itu membaca pidato selama 25 menit hingga selesai, tampaknya tak sadar dia sedang menyampaikan pesan yang telah dia sampaikan dalam pidato kenegaraan pada Agustus.
"Ada pencampuradukan pidato yang mengakibatkan situasi di mana presiden menyampaikan pidato yang salah," kata juru bicara kepresidenan George Charamba.
"Campur aduk itu terjadi di kantor sekretariat. Kesalahan ini sangat disesalkan dan tindakan koreksi sedang dipertimbangkan," kata Charamba seperti dikutip situs suratkabar pemerintah Herald.
Mugabe, pemimpin tertua di Afrika, pernah terjatuh saat menuruni tangga dari podium. Dia tidak terluka namun video insiden itu dengan cepat tersebar luas.
Pembukaan masa sidang parlemen juga diwarnai oleh klaim para anggota DPR dari kelompok oposisi bahwa mereka mendapat ancaman pembunuhan kalau sampai menyoraki Mugabe dalam pidatonya.
Bulan lalu, mereka memang menyoraki dan mencela Mugabe saat membacakan pidato kenegaraan di parlemen, yang isinya persis dengan pidato yang dia baca lagi hari Selasa.
Ketua Gerakan Perubahan Demokratis Innocent Gonese mengatakan tujuh politisi oposisi mendapat pesan tertulis di ponsel mereka berisi peringatan untuk tidak mengganggu pidato Mugabe.
"Pesan itu berasal dari nomor tak dikenal, namun punya judul "mati"," ujarnya kepada wartawan usai pembacaan pidato Mugabe.
"Pesan itu memperingatkan para anggota dewan terkait untuk tahu bahwa imunitas mereka berakhir di parlemen, dan begitu mereka keluar dari parlemen, imunitas tidak berlaku."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




