Angie Turunkan Wibawa Komisi III

Rabu, 15 Februari 2012 | 15:38 WIB
EN
B
Penulis: Ezra Sihite/ Ratna Nuraini | Editor: B1
Angelina Sondakh usai menjalani pemeriksaan di Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Oktober 2011. Angie diperiksa sebagai saksi Muhammad Nazaruddin dalam kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games, Palembang.
Angelina Sondakh usai menjalani pemeriksaan di Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Oktober 2011. Angie diperiksa sebagai saksi Muhammad Nazaruddin dalam kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games, Palembang. (Antara/M Agung Rajasa)
Mau tidak mau spekulasi soal rotasi ini akan timbul dalam masyarakat.

Rotasi Angelina Sondakh atau Angie ke Komisi III dikuatirkan akan menurunkan wibawa komisi hukum tersebut.

"Sebenarnya saya tidak mau mengurus dapur orang lain, memang disayangkan bila seorang tersangka oleh KPK mengawasi KPK," kata anggota Komisi III Aboebakar Al Habsyi, hari ini, di Gedung  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dia mengatakan, mau tak mau spekulasi soal rotasi ini akan timbul dalam masyarakat, misalnya, ada yang mengatakan posisi itu untuk "mengamankan" Angie. Meski Demokrat berdalih, rotasi Angie tersebut kebetulan.

Hanya saja, Aboebakar mengingatkan, setiap keputusan tentunya memiliki tujuan. "Setiap langkah yang diambil pasti ada interest-nya," kata politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Komisi III, kata dia, tidak bisa menolak penempatan Angie di komisinya. Namun komisi tersebut, sambung dia, harus siap kalau wibawanya anjlok.

"Ini preseden tidak baik, hal ini akan berdampak buruk bagi Komisi III, wibawanya anjlok,"tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon