Bandara Ngurah Rai Dibuka, Aktivitas Penerbangan Belum Normal
Sabtu, 7 November 2015 | 10:44 WIB
Denpasar - Oerasional Bandara Ngurah Rai Bali sudah dibuka sejak Kamis (5/11) siang, namun aktivitas di bandara tersebut hingga Sabtu (7/11) belum berlangsung normal. Puluhan penerbangan yang datang maupun berangkat, terutama penerbangan internasional, masih memilih cancel dengan alasan keamanan dan penjadwalan ulang.
Dari pantauan SP, aktivitas di terminal keberangkatan internasional Bandara Ngurah Rai Internasional, belum sepenuhnya berjalan normal. Beberapa penerbangan internasional sejak Jumat (6/11) sore hingga Sabtu (7/11) pagi dibatalkan dengan alasan penjadwalan ulang penerbangan. Hal itu membuat suasana di terminal keberangkatan internasional bandara Ngurah Rai tampak dipadati ribuan calon penumpang.
Menurut pihak Angkasa Pura I Ngurah Rai, pembatalan penerbangan antara lain dilakukan oleh maskapai Jetstar, Malaysia Airlines, Virgin air, dan Emirates Airline. Pembatalan ini dilakukan karena alasan penjadwalan ulang yang dilakukan oleh masing-masing maskapai.
Data yang diperoleh dari pihak Angkasa Pura Bandara Ngurah Rai menyebutkan, hari ini jumlah penerbangan internasional yang berangkat berjumlah 103 pesawat, sedangkan pesawat datang berjumlah 98 pesawat.
"Meski sudah mulai dibuka, kita tetap memantau dan mewaspadai debu vulkanis (gunung) Barujari," ujar Co General Manager Bandara Ngurah Rai, Gusti Ngurah Ardita.
Ardita mengatakan, cancel flight adalah merupakan kebijakan maskapai, sedangkan dari pihak otoritas bandara penerbangan sudah dibuka dan aktivitas normal seperti biasa. "Kalau dari kami tidak masalah, namun demikian kami tentu tetap waspada karena Gunung Barujari statusnya masih waspada dan dinyatakan aktif," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




