Indonesian Masters Kembali Gelar Kegiatan Amal
Rabu, 29 Februari 2012 | 17:37 WIB
Sukses tahun lalu yang berhasil mengumpulkan Rp 200 juta untuk perumahan bagi warga miskin, menjadi dasar berlanjutnya komitmen kegiatan amal ini.
Di tahun kedua penyelenggaraannya, turnamen golf Indonesia Masters tetap berkomitmen bahwa kegiatan ini lebih dari sekedar kejuaraan golf. Panitia pelaksana kembali menyatakan dukungannya terhadap kegiatan organisasi non-profit "Habitat for Humanity Indonesia" yang bergerak dalam pengadaan perumahan layak huni bagi warga miskin.
Sukses tahun lalu-lah yang menjadi dasar komitmen ini berlanjut. Saat itu, panitia berhasil mengumpulkan lebih dari Rp 200 juta dari kegiatan amal ini, salah satunya melalui pelelangan barang-barang pemain-pemain besar yang ikut serta dalam turnamen tersebut, di antaranya pegolf Thailand, Tongchai Jaidee.
Dari jumlah tersebut, Habitat for Humanity akhirnya membangun 11 rumah bagi mereka yang membutuhkan di daerah Bogor, Depok, serta Sumatera Utara. "Kami harapkan kerja sama ini terus berlangsung," ungkap James Tumbuan, Direktur Habitat for Humanity Indonesia, dalam jumpa pers di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (29/2).
James menjamin, tahun ini pun pemberian bantuan akan sama transparannya seperti sebelumnya. Dijelaskannya, dalam menentukan calon penerima bantuan, organisasinya tidak sembarangan. Habitat for Humanity menurut james, akan melakukan assessment terhadap calon penerima bantuan terlebih dahulu, dengan bekerja sama bersama pemerintah daerah terkait.
Hasil assessment, menurut James lagi, selanjutnya akan menjadi pertimbangan panitia lokal dalam menentukan nama-nama calon penerima yang akan disetujui. "Pemilihannya ketat sekali, dengan melibatkan pemda dan masyarakat," ujar James, sambil menyebutkan bahwa bantuan tersebut juga terus diaudit.
Di tahun kedua penyelenggaraannya, turnamen golf Indonesia Masters tetap berkomitmen bahwa kegiatan ini lebih dari sekedar kejuaraan golf. Panitia pelaksana kembali menyatakan dukungannya terhadap kegiatan organisasi non-profit "Habitat for Humanity Indonesia" yang bergerak dalam pengadaan perumahan layak huni bagi warga miskin.
Sukses tahun lalu-lah yang menjadi dasar komitmen ini berlanjut. Saat itu, panitia berhasil mengumpulkan lebih dari Rp 200 juta dari kegiatan amal ini, salah satunya melalui pelelangan barang-barang pemain-pemain besar yang ikut serta dalam turnamen tersebut, di antaranya pegolf Thailand, Tongchai Jaidee.
Dari jumlah tersebut, Habitat for Humanity akhirnya membangun 11 rumah bagi mereka yang membutuhkan di daerah Bogor, Depok, serta Sumatera Utara. "Kami harapkan kerja sama ini terus berlangsung," ungkap James Tumbuan, Direktur Habitat for Humanity Indonesia, dalam jumpa pers di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (29/2).
James menjamin, tahun ini pun pemberian bantuan akan sama transparannya seperti sebelumnya. Dijelaskannya, dalam menentukan calon penerima bantuan, organisasinya tidak sembarangan. Habitat for Humanity menurut james, akan melakukan assessment terhadap calon penerima bantuan terlebih dahulu, dengan bekerja sama bersama pemerintah daerah terkait.
Hasil assessment, menurut James lagi, selanjutnya akan menjadi pertimbangan panitia lokal dalam menentukan nama-nama calon penerima yang akan disetujui. "Pemilihannya ketat sekali, dengan melibatkan pemda dan masyarakat," ujar James, sambil menyebutkan bahwa bantuan tersebut juga terus diaudit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




