Pascaunjuk Rasa, Kapolda: Jakarta Aman
Selasa, 22 Maret 2016 | 20:38 WIB
Jakarta - Kendati sempat ada gesekan antara pengemudi angkutan umum dan pengemudi ojek online, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto memastikan, saat ini situasi Ibu Kota Jakarta aman dan terkendali.
"Ya aman. Aksi itu tadi jam 3 (15.00 WIB) sudah berlangsung pulih dan jam 4 (16.00 WIB) juga sudah selesai," ujar Moechgiyarto, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/3) malam.
Mantan Kapolda Jawa Barat itu mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat evaluasi di Monas, tadi sore.
"Kami melakukan analisis dan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah kami lakukan. Saat ini juga, Pak Menkopolhukam sudah mengumpulkan untuk melakukan rapat dari kegiatan hari ini. Nanti beliau akan menyampaikan press release untuk menjelaskan, mudah-mudahan dengan penjelasan beliau nanti bisa meredam, tidak ada lagi aksi unjuk rasa besok," ungkapnya.
Ia menyampaikan, Polda Metro Jaya berencana mengundang pemilik atau pengusaha taksi, malam ini.
"Nanti Insya Allah kalau memang jam 9 (21.00 WIB) mereka bisa hadir, ya kami akan jelaskan sebagai tindak lanjut apa yang akan disampaikan oleh Menkopolhukam itu ternyata sudah bisa meredam mereka dan tidak melakukan aksi besok," katanya.
Moechgiyarto menambahkan, pihaknya juga akan memberikan penjelasan kepada pengusaha taksi dan koordinator pengemudi, kalau mau melakukan aksi silahkan ajukan surat pemberitahuan kembali.
"Kami akan mengamankan dengan baik. Kami belajar dari pengalaman hari ini, supaya tidak terulang pelaksanaan kegiatan unjuk rasa yang akan dilakukan mungkin tiga hari ke depannya. Nah itulah nanti kita samakan persepsi kembali kepada para pengusaha taksi," jelasnya.
Menurutnya, jika besok ada aksi unjuk rasa kembali dan tidak ada pemberitahuan, maka melanggar hukum.
"Ya melanggar dia, kan tidak ada izinnya. Kan izinnya hari ini sudah selesai. Jadi kalau dia mau melakukan demo lagi, maka dia perlu melakukan pemberitahuan supaya pihak kepolisian akan mengamankan dengan baik," katanya.
Pengunjuk rasa, tambahnya, wajib memberitahu juga apa aspirasi yang akan disampaikan dan ditujukan kemana.
"Nah itulah yang akan dijembatani oleh pihak Polri supaya mudah nanti pada saat unjuk rasa menyampaikan perwakilannya, itu disampaikan kemana dan akan ditampung. Kemudian menggunakan alat apa? Rute-rutenya kemana? Nah nanti akan kita kawal dari titik start dia berangkat sampai kembalinya," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




