Klub ISL: Rekonsiliasi Sudah Terlambat
Selasa, 13 Maret 2012 | 16:54 WIB
Sriwijaya FC dan Pelita termasuk di antara klub yang tegas-tegas tak berminat menghadiri undangan rekonsiliasi, sementara Persib siap datang demi kepentingan nasional.
Rencana PSSI untuk mengundang klub-klub Indonesia Super League (ISL), ternyata tidak mendapat tanggapan positif. Sebabnya, bagi sebagian besar klub ISL, rekonsiliasi dinilai sudah terlambat.
PSSI sebenarnya menjadwalkan pertemuan informal dengan klub-klub ISL pada Rabu (14/3) besok. Tapi nyatanya, belum semua klub menerima undangan, termasuk di antaranya Sriwijaya FC.
"Kami belum terima undangannya. Kalaupun terima, kami tidak akan datang. Semua sudah terlambat. Sebelumnya sudah ada konsolidasi, tapi tidak ada tindak lanjutnya. Jadi, kami tidak akan datang," tegas Direktur Teknik Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, Selasa (13/3).
Sikap serupa juga diambil Pelita Jaya. Meski sudah menerima undangan dari PSSI, pihak Pelita Jaya juga menyatakan tidak akan hadir pada pertemuan yang rencananya digelar di Hotel Crown, Jakarta itu.
"Jika mau bicara baik-baik, sejak awal dong. Perlakuan PSSI terhadap kami menjadi catatan buruk untuk kami. PSSI terang-terangan menginjak aturan, termasuk soal transfer pemain. Kami sudah memberi mandat kepada KPSI, dan akan mengikuti apa arahan KPSI," ujar manajer tim Pelita, Lalu Mara Satriawangsa.
Sementara, sikap lebih lunak ditunjukkan oleh Persib Bandung. Meski belum mendapatkan undangan, pihak Persib mengaku siap hadir demi terwujudnya rekonsiliasi.
"Jika (ini) untuk kebaikan semua pihak, pertemuan ini pasti bagus. Tapi semua harus sesuai dengan statuta dan keinginan bersama. Kita harus mengambil langkah terbaik untuk kebaikan Indonesia, bukan (untuk) satu pihak saja. Jangan sampai kita dipermalukan lagi," ujar manajer Persib, Umuh Muchtar.
Rencana PSSI untuk mengundang klub-klub Indonesia Super League (ISL), ternyata tidak mendapat tanggapan positif. Sebabnya, bagi sebagian besar klub ISL, rekonsiliasi dinilai sudah terlambat.
PSSI sebenarnya menjadwalkan pertemuan informal dengan klub-klub ISL pada Rabu (14/3) besok. Tapi nyatanya, belum semua klub menerima undangan, termasuk di antaranya Sriwijaya FC.
"Kami belum terima undangannya. Kalaupun terima, kami tidak akan datang. Semua sudah terlambat. Sebelumnya sudah ada konsolidasi, tapi tidak ada tindak lanjutnya. Jadi, kami tidak akan datang," tegas Direktur Teknik Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, Selasa (13/3).
Sikap serupa juga diambil Pelita Jaya. Meski sudah menerima undangan dari PSSI, pihak Pelita Jaya juga menyatakan tidak akan hadir pada pertemuan yang rencananya digelar di Hotel Crown, Jakarta itu.
"Jika mau bicara baik-baik, sejak awal dong. Perlakuan PSSI terhadap kami menjadi catatan buruk untuk kami. PSSI terang-terangan menginjak aturan, termasuk soal transfer pemain. Kami sudah memberi mandat kepada KPSI, dan akan mengikuti apa arahan KPSI," ujar manajer tim Pelita, Lalu Mara Satriawangsa.
Sementara, sikap lebih lunak ditunjukkan oleh Persib Bandung. Meski belum mendapatkan undangan, pihak Persib mengaku siap hadir demi terwujudnya rekonsiliasi.
"Jika (ini) untuk kebaikan semua pihak, pertemuan ini pasti bagus. Tapi semua harus sesuai dengan statuta dan keinginan bersama. Kita harus mengambil langkah terbaik untuk kebaikan Indonesia, bukan (untuk) satu pihak saja. Jangan sampai kita dipermalukan lagi," ujar manajer Persib, Umuh Muchtar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




