Trump dan Pasangan Cawapresnya Ibarat Bumi dan Langit
Sabtu, 16 Juli 2016 | 19:12 WIB
Washington - Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republikan Donald Trump mengumumkan pencalonan Gubernur Indiana, Mike Pence (57), sebagai wakil presidennya lewat Twitter pada Jumat (15/7).
"Dengan senang hati, saya mengumumkan memilih Gubernur Mike Pence sebagai pasangan calon wakil presiden saya. Konferensi pers menyusul besok pagi," kata Trump melalui akun Twitternya.
Trump tadinya akan mengumumkan penunjukkan Pence pada hari Kamis, namun dia menunda konferensi pers karena tragedi truk di Nice, Prancis yang menewaskan setidaknya 75 orang. Trump tidak menjelaskan kapan nama Pence akan diumumkan.
Pence mengalahkan nama seperti ketua parlemen Newt Gingrich dan Gubernur New Jersey, Chris Christie. Terpilihnya Pence disinyalir berkat dukungan penasihat-penasihat dan anggota keluarga Trump sendiri.
Meski sama-sama dari Partai Republikan, kepribadian dan pandangan politik Pence dan Trump ibarat bumi dan langit.
Dari segi keluarga, istri satu-satunya Pence adalah seorang guru yang sederhana yang menjalankan bisnis sederhana pula. Sementara Trump sudah menikah tiga kali dan istrinya yang sekarang, Melania, adalah mantan model yang menjalankan bisnis perhiasan. Trump dan Melania bertemu di sebuah pesta yang dihadiri oleh model-model.
Pence adalah seorang yang sederhana dan kerap mengadakan pertemuan dengan komunitas-komunitas Kristen sementara Trump dikenal doyan berpesta pora dan foya-foya.
Pence, seorang penganut Kristen yang konservatif, dikenal akan pandangan konservatifnya terhadap isu seperti LGBT dan aborsi, yang justru berseberangan dengan Trump.
Pence juga memiliki beberapa pandangan politik berbeda dengan Trump. Pence pendukung perjanjian perdagangan bebas Trans-Pacific Partnership, yang dianggap Trump memberatkan ekonomi AS. Pence juga mendukung perang Irak, yang dikecam Trump. Pence juga tidak setuju dengan rencana Trump melakukan pembatasan imigrasi Muslim ke AS.
Kehadiran Pence dinilai memberikan keseimbangan kepada Trump, melalui pandangan konservatif, kesederhanaan, dan "akal sehat". Pence juga disukai sejumlah donor besar Partai Republikan yang tidak menyukai Trump.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




