Polisi Bersiaga di SPBU Pantura

Kamis, 22 Maret 2012 | 20:42 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Polisi berjaga-jaga di SPBU di Indramayu, Jawa Barat, Kamis (22/3) jelang penaikan harga BBM 1 April mendatang.
Polisi berjaga-jaga di SPBU di Indramayu, Jawa Barat, Kamis (22/3) jelang penaikan harga BBM 1 April mendatang. (BERITASATU.COM)
Seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di pantai utara (pantura) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dijaga ketat aparat kepolisian.

Di samping itu, warga juga dibatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) memakai jeriken oleh para pedagang bensin eceran di SPBU.

Sejak Kamis (22/3) ini atau 10 hari menjelang rencana penaikan harga BBM 1 April 2012, aparat kepolisian setempat disiagakan di seluruh SPBU.

Untuk itu, setiap pompa bensin dijaga delapan anggota polisi hingga pukul 23.00 WIB atau SPBU tutup. Penjagaan ini juga mengantisipasi gejolak sosial akibat imbas dari penaikan harga premium dan solar bersubsidi ini.

"Pihak SBPU membatasi pembelian BBM untuk pedagang eceran dengan menggunakan jeriken. Setiap pembelian maksimal 2 jeriken ukuran 20 liter. Hal ini untuk mengurangi penimbunan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab," ujar Kapolsek Karangampel Kompol Rahmat.

Menurut pengelola SPBU Pertamina Wiji Subekti, pihak SPBU telah mengusahakan sosialisasi larangan pembelian BBM dalam jumlah banyak. Hal ini khusus untuk para pembeli dengan jeriken.

"Meski terkadang sisi dilematis kebijakan ini akan menyulitkan masyarakat perdesaan untuk mendapatkan bensin secara eceran," tukas Wiji.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon