Tips Memilih Kasur Sesuai Berat Tubuh

Kamis, 22 September 2016 | 19:22 WIB
MM
B
Penulis: Mardiana Makmun | Editor: B1
Memilih kasur, pertimbangkan kebutuhan kekerasan dan keempukan kasur sesuai berat badan seseorang
Memilih kasur, pertimbangkan kebutuhan kekerasan dan keempukan kasur sesuai berat badan seseorang (Mardiana Makmun/Investor Daily/Mardiana Makmun)

Jakarta - Memilih kasur bukan perkara sepele. Salah memilih, Anda akan tersiksa selama 6-8 jam per hari ketika tidur. Bukannya segar, badan malah terasa sakit dan lelah setelah tidur di kasur tersebut.

"Kasur adalah investasi yang baik untuk kesehatan tubuh. Kalau kasurnya berkualitas baik, bangun tidur badan terasa segar, konsentrasi meningkat, sehingga bekerja pun lebih produktif," kata Jeffri Massie, presiden direktur Massindo Group, pemegang lisensi Spring Air di sela peluncuran Four Season dan Back Supporter, koleksi Spring Air 2017 di Jakarta, Kamis (22/9).

Jeffri mengungkapkan, setidaknya ada 6 hal yang harus dipertimbangkan ketika memilih kasur, termasuk pertimbangan berat badan seseorang.

1. Kenyamanan
Pilih kasur yang nyaman karena Anda akan tidur selama 6-8 jam. Anda tak mau tersiksa selama tidur karena kasur tak nyaman

2. Kekenyalan cukup
Kekenyalan dan kekerasannya cukup. Saat ini, teknologi bahan latex terbaik adalah latex pulse yang berdasarkan uji laboraturium tidak mengalami perubahan kekenyalan, kekerasan, atau ketebalan setelah dipakai selama 10 tahun.

"Dalam tes ekstrem, latex Pulse yang ditekan sebanyak 50% dan dipanaskan di temperatur 70 derajad, hanya kehilangan 2,55% ketinggiannya. Latex jenis lain, Talalay yang berkembang pada 1930-an kehilangan 9% ketinggiannya dan latex Dunlop kehilangan 5%," kata John Cillen executive dari Latexco.

3. Kekenyalan dan kekerasan bisa diatur
Kekenyalan dan kekerasan kasur yang pas, tergantung pada berat badan seseorang. Orang yang besar dan tinggi atau berat badannya besar, umumnya lebih menyukai kasur yang lebih keras ketimbang orang bertubuh kecil yang lebih menyukai kasur yang lebih empuk. Hal ini akan menjadi masalah bagi suami dan istri dengan berat badan yang jauh berbeda.

"Untuk kasus seperti ini, pertimbangkan memilih kasur berteknologi smart comfort yang memiliki fitur kekerasan dan keempukan berbeda di sisinya. Suami dengan tubuh besar bisa memilih tidur di sisi kasur yang lebih keras, sebaliknya istri tidur di bagian yang lebih empuk. Bayangkan kalau mereka tidur dengan kasur yang semua bagiannya sama keras atau sama empuk, sepanjang usia pernikahan mereka akan tersiksa," kata Jeffri tertawa.

4. Sirkulasi udara baik
Pastikan sirkulasi udara pada kasur baik sehingga tak panas ketika ditiduri selama 6-8 jam, apalagi Indonesia adalah negara tropis. Saat ini, teknologi latex Pulse tak hanya kenyal, tetapi juga memiliki pori-pori yang lebih merata sehingga sirkulasi udara lebih baik.

5. Kuat dan tahan lama
Kekuatan kasur penting agar tidak mudah robek, apalagi anak-anak kerap melompat-lompat di kasur

6.Kain kasur sejuk, antimikroba dan antialergi
Pemilihan bahan pelapis kasur juga tak kalah penting. Pilihlah kain pelapis kasur dari bahan yang sejuk, antibakteri, anijamur, dan juga antialergi. Terlebih udara di Indonesia memiliki kelembaban yang cukup tinggi sehingga jamur dan bakteri mudah berkembang biak.(nan)





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon