Biaya Perbaikan Pagar DPR Kemahalan

Senin, 2 April 2012 | 14:56 WIB
AN
B
Penulis: Agus Triyono/ Ratna Nuraini | Editor: B1
Dua pekerja melakukan pekerjaan perbaikan pagar yang rusak di gedung komplek MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/3).
Dua pekerja melakukan pekerjaan perbaikan pagar yang rusak di gedung komplek MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/3). (Antarafoto)
Kerusakan pagar DPR akibat ulah  pendemo anti-BBM hanya sepanjang 42 meter.

Biaya perbaikan pagar DPR yang rusak akibat aksi unjuk rasa menentang rencana kenaikan BBM pada Jumat (30/3) sebesar Rp200 juta dinilai kemahalan.

Harga yang pantas, kata Koordinator Divisi Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Uchok Sky Khadafi, adalah Rp100 juta. Asumsi itu didasarkan pada panjangnya kerusakan pagar yang hanya mencapai 42 meter saja.

"Pembangunan pagar ini, hanya membutuhkan dua flat  pagar saja, karena hanya dua flat saja yang hilang, yang lainnya bisa dipasangkan kembali," kata Uchok dalam sebuah pernyataannya di Jakarta, hari ini.

Uchok mengatakan, perkiraan harga Rp100 juta pun dinilainya masih terlalu mahal. "Alokasi anggaran Rp100 juta ini, paling-paling untuk dipergunakan membeli dua flat besi, pasir dan semen, dan lain- lain," kata Uchok.

Hari ini bagian Sekretariat Jenderal DPR RI menganggarkan dana Rp200 juta untuk memperbaiki pagar pada bagian depan gedung yang rusak akibat aksi menolak penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Menurut Sekjen DPR Nining Indra Saleh, penganggaran ini dibuat berdasarkan hasil survei dan kajian dari Biro Pemeliharaan, Pembangunan, dan Instalasi (Harbangin) terhadap pagar yang rusak sepanjang 42 meter mulai dari sisi kanan, sisi, kiri, dan bagian tengah pintu gerbang utama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon