Raja Salman Betah di Bali, Polri: Bukti Indonesia Aman

Selasa, 7 Maret 2017 | 21:40 WIB
FA
FB
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: FMB
Prajurit TNI AU berjaga di kawasan Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, 4 Maret 2017. Bandara internasional tersebut diperketat pengamanannya menjelang kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk berwisata ke Bali.
Prajurit TNI AU berjaga di kawasan Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, 4 Maret 2017. Bandara internasional tersebut diperketat pengamanannya menjelang kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk berwisata ke Bali. (Antara/Fikri Yusuf)

Jakarta --Rombongan Arab Saudi yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al Saud akan memperpanjang liburannya di Pulau Bali hingga 12 Maret nanti atau 3 hari lebih lama dari jadwal semula.

Raja Salman dan rombongan telah tiba di Pulau Dewata itu sejak Sabtu (4/3). Awalnya direncanakan orang nomor satu di Saudi itu akan meninggalkan Bali pada 9 Maret.

"Tentu ini mengindikasikan beberapa hal. Pertama, kita dinilai menjadi negara yang aman dan tenteram. Kedua ini mengindikasikan bahwa penduduk Indonesia itu sangat welcome untuk kedatangan tamu seperti Raja Arab Saudi," kata Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri Selasa (7/3).

Ada keramahtamahan yang ditunjukkan. Menurut Martinus hal ini harus dipelihara dan dijaga.

Ketiga, tentu karena Raja Arab melihat keindahan alam Indonesia.

"Perlu dinikmati yang tidak bisa sehari dua hari dilakukan. Tapi keindahan alam Indonesia yang perlu dinikmati sehingga diperpanjang," sambungnya.

Bagi anggota Polri tentu berterima kasih. Korps baju cokelat ini akan memaksimalkan pengamanan yang ekstra ketat. Ada 5.000 anggota Polri yang terlibat pengamanan.

Karena klasifikasinya VVIP maka dalam pengamanan di VVIP dikomandoi oleh Paspampres dan polisi mem-backup.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon