35 ribu Hansip Untuk Amankan Pilkada DKI
Kamis, 12 April 2012 | 19:19 WIB
Tugas mereka hanya mengatur agar setiap warga tertib saat pencontrengan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta tengah merekrut 35 ribu lebih sukarelawan pertahanan sipil (hansip). Mereka akan mendapat pelatihan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta untuk mengamankan Pemilukada DKI Jakarta.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Effendi Anas, mengatakan pamsung honorer ini akan menjaga sekitar 15 ribu lebih Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di enam wilayah DKI Jakarta.
Tugas mereka hanya mengatur agar setiap warga tertib saat pencontrengan. Jika terjadi kekisruhan hal tersebut menjadi tanggung jawab kepolisian. Serah terima pamsung itu dilaksanakan 19 April mendatang.
“Kami juga menambahkan 6500 petugas Satpol PP juga akan diperbantukan dalam pengamanan tidak langsung Pemilukada DKI Jakarta dibawah komando Polda Metro Jaya," ujarnya, hari ini.
Lebih lanjut Effendi mengatakan kalau Satpol PP hanya bertugas membantu polisi dalam pengamanan, sedangkan jika terjadi kekisruhan maka polisi akan menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta tengah merekrut 35 ribu lebih sukarelawan pertahanan sipil (hansip). Mereka akan mendapat pelatihan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta untuk mengamankan Pemilukada DKI Jakarta.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Effendi Anas, mengatakan pamsung honorer ini akan menjaga sekitar 15 ribu lebih Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di enam wilayah DKI Jakarta.
Tugas mereka hanya mengatur agar setiap warga tertib saat pencontrengan. Jika terjadi kekisruhan hal tersebut menjadi tanggung jawab kepolisian. Serah terima pamsung itu dilaksanakan 19 April mendatang.
“Kami juga menambahkan 6500 petugas Satpol PP juga akan diperbantukan dalam pengamanan tidak langsung Pemilukada DKI Jakarta dibawah komando Polda Metro Jaya," ujarnya, hari ini.
Lebih lanjut Effendi mengatakan kalau Satpol PP hanya bertugas membantu polisi dalam pengamanan, sedangkan jika terjadi kekisruhan maka polisi akan menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




