Dana Olimpiade Kontingen RI Belum Juga Cair
Rabu, 18 April 2012 | 19:01 WIB
"Saya mendengar rumor, katanya dana pemerintah akan didrop pada bulan Juni," kata Erick Tohir.
Tiga bulan menjelang keberangkatan kontingen Indonesia ke Olimpiade London, belum ada tanda-tanda kapan anggaran Olimpiade akan segera dicairkan oleh pemerintah.
Fakta ini menjadi perhatian utama Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dalam mempersiapkan kontingen ke event bergengsi dunia yang digelar tiap empat tahun tersebut. Soalnya bahkan, besaran anggaran yang dijanjikan kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun belum diterima secara resmi oleh KOI.
"Sampai saat ini, saya belum mendapat kepastian akan jumlah dana yang disiapkan pemerintah untuk keberangkatan tim Indonesia ke Olimpiade. Beberapa waktu yang lalu, saya membaca (di media massa sebesar) Rp 26 miliar. Saya berharap dana tersebut segera diberikan, mengingat waktu yang tinggal 100 hari lagi," kata Komandan Kontingen (Chef de Mission) Indonesia, Erick Tohir, dalam rilisnya, Kamis (18/4).
Lambatnya pencairan anggaran ini, dinilai Erick akan cukup merepotkan KOI dalam mempersiapkan kontingen. Apalagi menurutnya, kabarnya pemerintah masih tengah menggodok besaran anggaran tersebut.
"Sebagian besar kontingen Indonesia akan berangkat sekitar minggu ke-3 bulan Juli. Saya mendengar rumor, katanya dana pemerintah akan didrop pada bulan Juni. Jika dana tersebut turun pada bulan Juni, saya tidak yakin persiapan akan berjalan maksimal," imbuhnya.
Erick sendiri berharap, pemerintah dapat mencairkan anggaran tersebut bulan (Mei) depan. "Apalagi, target kita (adalah) untuk mempertahankan tradisi medali emas di Olimpiade. Ini bukan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu, tetapi untuk segenap bangsa Indonesia. Demi kebanggaan dan harga diri bangsa dan negara," tandasnya.
Kontingen Indonesia sendiri diperkirakan akan beranggotakan sekitar 25 orang atlet, di mana sembilan di antaranya berasal dari cabang bulu tangkis. Jumlah ini merupakan setengah dari target awal Indonesia untuk mengirimkan 50 orang atletnya ke London. Meski demikian, Indonesia saat ini masih berharap mampu meloloskan beberapa orang atlet lagi, dari beberapa cabang olahraga yang tengah mengikuti kualifikasi.
Tiga bulan menjelang keberangkatan kontingen Indonesia ke Olimpiade London, belum ada tanda-tanda kapan anggaran Olimpiade akan segera dicairkan oleh pemerintah.
Fakta ini menjadi perhatian utama Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dalam mempersiapkan kontingen ke event bergengsi dunia yang digelar tiap empat tahun tersebut. Soalnya bahkan, besaran anggaran yang dijanjikan kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun belum diterima secara resmi oleh KOI.
"Sampai saat ini, saya belum mendapat kepastian akan jumlah dana yang disiapkan pemerintah untuk keberangkatan tim Indonesia ke Olimpiade. Beberapa waktu yang lalu, saya membaca (di media massa sebesar) Rp 26 miliar. Saya berharap dana tersebut segera diberikan, mengingat waktu yang tinggal 100 hari lagi," kata Komandan Kontingen (Chef de Mission) Indonesia, Erick Tohir, dalam rilisnya, Kamis (18/4).
Lambatnya pencairan anggaran ini, dinilai Erick akan cukup merepotkan KOI dalam mempersiapkan kontingen. Apalagi menurutnya, kabarnya pemerintah masih tengah menggodok besaran anggaran tersebut.
"Sebagian besar kontingen Indonesia akan berangkat sekitar minggu ke-3 bulan Juli. Saya mendengar rumor, katanya dana pemerintah akan didrop pada bulan Juni. Jika dana tersebut turun pada bulan Juni, saya tidak yakin persiapan akan berjalan maksimal," imbuhnya.
Erick sendiri berharap, pemerintah dapat mencairkan anggaran tersebut bulan (Mei) depan. "Apalagi, target kita (adalah) untuk mempertahankan tradisi medali emas di Olimpiade. Ini bukan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu, tetapi untuk segenap bangsa Indonesia. Demi kebanggaan dan harga diri bangsa dan negara," tandasnya.
Kontingen Indonesia sendiri diperkirakan akan beranggotakan sekitar 25 orang atlet, di mana sembilan di antaranya berasal dari cabang bulu tangkis. Jumlah ini merupakan setengah dari target awal Indonesia untuk mengirimkan 50 orang atletnya ke London. Meski demikian, Indonesia saat ini masih berharap mampu meloloskan beberapa orang atlet lagi, dari beberapa cabang olahraga yang tengah mengikuti kualifikasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




