Pabrik Tahu Berbahan Berbahaya di Temukan di Bogor

Rabu, 31 Mei 2017 | 19:51 WIB
VS
JS
Penulis: Vento Saudale | Editor: JAS
Polisi melakukan penggerebekan pabrik tahu yang diduga menggunakan campuran bahan makanan berbahaya boraks, Rabu, 31 Mei 2017.
Polisi melakukan penggerebekan pabrik tahu yang diduga menggunakan campuran bahan makanan berbahaya boraks, Rabu, 31 Mei 2017. (Beritasatu.com/Vento Saudale)

Bogor - Kepolisian Sektor (Polsek) Cigudeg, menemukan pabrik olahan tahu diduga mengandung bahan pengawet berbahaya boraks di Kampung Cinere, Desa/Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (31/5).

Kanit Reskrim Polsek Cigudeg, Ajun Komisaris Asep Saefudin menuturkan, penemuan pabrik berawal ketika adanya laporan masyarakat terkait penjual tahu berbahan boraks di los Pasar Cigudeg beberapa hari lalu.

"Berdasarkan informasi tersebut, polisi melakukan pengembangan dan menemukan pabrik pengolahan tahu tersebut," kata Asep, Rabu (31/5).

Dari lokasi polisi mengamankan pemilik pabrik berinisial SP (50) dan barang bukti tujuh kuintal kedelai siap giling, satu karung boraks dan 12 kotak kayu berisi tahu jadi. Kata dia, barang bukti tersebut juga dibawa ke BPOM untuk dilakukan uji sempel.

Berdasarkan keterangan sementara, pabrik olahan tahu tersebut sudah beroperasi sekitar 2,5 tahun. Setiap harinya SP dapat mengolah tujuh kuintal kedelai dicampur dua kilogram boraks dan menghasilkan ratusan tahu.

"Menurut pengakuannya, tahu-tahu tersebut diperjualbelikan di wilayah Cigudeg, Cibugbulang, dan Leuwiliang, Kabupaten Bogor," kata Asep.

Selain SP, polisi juga memeriksa beberapa pekerja di pabrik tersebut. Jika terbukti, SP dapat dijerat dengan Pasal 136 huruf b jo Pasal 75 ayat 1 UU RI NO. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan acaman hukuman paling lama 5 tahun atau denda Rp 10 miliar.

"Pemiliknya kami amankan di Mapolsek Cigudeg diperiksa lebih lanjut. Kami terus kembangkan kasus ini," tutupnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon