Simeulue Diguncang 4 Kali Gempa
Sabtu, 21 April 2012 | 08:39 WIB
Gempa tidak dirasakan warga. Tidak berpotensi tsunami. Situasi normal.
Sebanyak empat gempa bumi mengguncang barat daya Simeulue, Nangroe Aceh Darusallam (NAD), sejak Sabtu (21/4) dini hari. Gempat pertama, sebesar 5,1 Skala Richter (SR) terjadi pukul 02.34. Gempa berlokasi di 3.22 LU,94.21 BT (220 km BaratLaut KAB-SIMEULUE-NAD), dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak dirasakan warga. Tidak berpotensi tsunami. Situasi normal.
Gempa kedua, sebesar 5,6 SR, pukul 05:19 WIB. Berlokas di 3.19 LU - 93.45 BT (301 km BaratDaya Kab. SIMEULUE-NAD) kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan lemah oleh warga. Situasi normal.
Selanjutnya, gempa 5,9 SR terjadi pada pukul 05.28 WIB di lokasi 3.22 LU - 93.32 BT (313 km BaratDaya Kab. Aceh Jaya) kedalaman 22 kilomneter Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa tidak dirasakan oleh warga. Situasi Normal.
Gempa keempat, berkekuatan 6,5 SR, pada 06:14 WIB di Lokasi 2.11 LU - 93.06 BT (342 km BaratDaya Kab. SIMEULUE-NAD) kedalaman 64 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan lemah oleh warga. Situasi Normal.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, gempa terjadi tepat di awal trench interface interslab lempeng Indo Australia - Euroasia.
"Gempa pertama kecil kemudian diikuti gempa kedua makin besar dan diikuti lagi gempa ketiga lebih besar lagi. 3 gempa hanya dalam 3 jam kurang. Sejak gempa besar 8,5 sr pada 11 April 2012 telah diikuti lebih dari 100 kali gempa susulan dengan intensitas bervariasi," jelasnya.
Hingga kini, posko BNPB terus memonitor perkembangan gempa. Info detil mengenai sebaran gempa, magnitude dan dampak getaran dapat diakses di "Pantauan Bencana" ww.bnpb.go.id.
Sebanyak empat gempa bumi mengguncang barat daya Simeulue, Nangroe Aceh Darusallam (NAD), sejak Sabtu (21/4) dini hari. Gempat pertama, sebesar 5,1 Skala Richter (SR) terjadi pukul 02.34. Gempa berlokasi di 3.22 LU,94.21 BT (220 km BaratLaut KAB-SIMEULUE-NAD), dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak dirasakan warga. Tidak berpotensi tsunami. Situasi normal.
Gempa kedua, sebesar 5,6 SR, pukul 05:19 WIB. Berlokas di 3.19 LU - 93.45 BT (301 km BaratDaya Kab. SIMEULUE-NAD) kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan lemah oleh warga. Situasi normal.
Selanjutnya, gempa 5,9 SR terjadi pada pukul 05.28 WIB di lokasi 3.22 LU - 93.32 BT (313 km BaratDaya Kab. Aceh Jaya) kedalaman 22 kilomneter Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa tidak dirasakan oleh warga. Situasi Normal.
Gempa keempat, berkekuatan 6,5 SR, pada 06:14 WIB di Lokasi 2.11 LU - 93.06 BT (342 km BaratDaya Kab. SIMEULUE-NAD) kedalaman 64 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan lemah oleh warga. Situasi Normal.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, gempa terjadi tepat di awal trench interface interslab lempeng Indo Australia - Euroasia.
"Gempa pertama kecil kemudian diikuti gempa kedua makin besar dan diikuti lagi gempa ketiga lebih besar lagi. 3 gempa hanya dalam 3 jam kurang. Sejak gempa besar 8,5 sr pada 11 April 2012 telah diikuti lebih dari 100 kali gempa susulan dengan intensitas bervariasi," jelasnya.
Hingga kini, posko BNPB terus memonitor perkembangan gempa. Info detil mengenai sebaran gempa, magnitude dan dampak getaran dapat diakses di "Pantauan Bencana" ww.bnpb.go.id.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




