Menkopolhukam: Demo Hari Buruh Tertib
Selasa, 1 Mei 2012 | 14:20 WIB
Belum ada kejadian luar biasa dari pendemo, sehingga dinilai masih aman.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto menilai pelaksanaan demontrasi memperingati Hari Buruh secara nasional masih berjalan tertib dan tidak menimbulkan kerusuhan.
"Sejauh ini para penyelenggara demo mestinya sudah komitmen, dan demo ini merupakan aksi damai dan jangan dikaitkan dengan hal yang bukan-bukan," kata Djoko di Istana Wapres, Jakarta, hari ini.
Hal tersebut disampaikan usai dirinya mengikuti rapat Strategi Nasional pemberantasan Korupsi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Boediono. Menurut dia, dari laporan yang diterima hingga siang ini belum ada kejadian luar biasa dari demonstran, sehingga dinilai masih dalam situasi yang aman.
"Pak Kapolri belum memberikan laporan apa-apa kepada saya. Itu Pak Kapolri ada di dalam dan tidak memberikan laporan apa-apa, berarti baik-baik saja kan," kata Djoko.
Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution di Jakarta, sebelumnya, mengatakan bahwa Polda Metro Jaya mengerahkan 6.000 personel, Brimob Polri sebanyak 20 Satuan Setingkat Kompi (SSK), Brimob Polda sebanyak 14 SSK, unsur Sabhara sebanyak tujuh SSK dan dibantu TNI sebanyak 15 SSK. Satu SSK berkekuatan sekitar 100 prajurit.
"TNI akan difokuskan kekuatannya untuk mengamankan obyek-obyek vital nasional. Bila ada tindakan anarkis, kita akan melaksanakan tindakan penegakan hukum berdasarkan peraturan yang ada, sehingga tidak menyimpang dan sesuai protap yang telah ditentukan," kata Saud.
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto menilai pelaksanaan demontrasi memperingati Hari Buruh secara nasional masih berjalan tertib dan tidak menimbulkan kerusuhan.
"Sejauh ini para penyelenggara demo mestinya sudah komitmen, dan demo ini merupakan aksi damai dan jangan dikaitkan dengan hal yang bukan-bukan," kata Djoko di Istana Wapres, Jakarta, hari ini.
Hal tersebut disampaikan usai dirinya mengikuti rapat Strategi Nasional pemberantasan Korupsi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Boediono. Menurut dia, dari laporan yang diterima hingga siang ini belum ada kejadian luar biasa dari demonstran, sehingga dinilai masih dalam situasi yang aman.
"Pak Kapolri belum memberikan laporan apa-apa kepada saya. Itu Pak Kapolri ada di dalam dan tidak memberikan laporan apa-apa, berarti baik-baik saja kan," kata Djoko.
Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution di Jakarta, sebelumnya, mengatakan bahwa Polda Metro Jaya mengerahkan 6.000 personel, Brimob Polri sebanyak 20 Satuan Setingkat Kompi (SSK), Brimob Polda sebanyak 14 SSK, unsur Sabhara sebanyak tujuh SSK dan dibantu TNI sebanyak 15 SSK. Satu SSK berkekuatan sekitar 100 prajurit.
"TNI akan difokuskan kekuatannya untuk mengamankan obyek-obyek vital nasional. Bila ada tindakan anarkis, kita akan melaksanakan tindakan penegakan hukum berdasarkan peraturan yang ada, sehingga tidak menyimpang dan sesuai protap yang telah ditentukan," kata Saud.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




