Wakasau: Militer Harus Miliki Profesionalisme
Kamis, 14 Desember 2017 | 20:34 WIB
Jakarta - Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya Yuyu Sutisna mengungkapkan bahwa didalam berkarir sebagai perwira tinggi di angkatan udara dia ingin bekerja secara maksimal dan profesional, apapun jabatan yg dipercayakan kepadanya.
"Saya tidak mempunyai kekuatan lain selain profesionalisme sebagai militer. Apabila dipercaya untuk menduduki sebuah jabatan tentu saya akan berkerja sekuat tenaga untuk memajukan institusi angkatan udara menjadi angkatan udara yang profesional dan modern, namun dengan jabatan yang sekarang dipercayakan kepada saya sebagai Wakasau saya tetap profesional mengabdi kepada TNI, " kata Yuyu, Kamis (14/12).
Menurutnya apabila bekerja di luar jalur profesionalisme sebagai militer maka akan banyak masalah yang timbul, Yuyu meneladani dengan apa yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan juga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang bekerja maksimal secara profesional dan penuh dengan inovasi.
"Menurut perspektif saya pola kerja Presiden Jokowi sudah sangat tepat karena bekerja secara profesional, bekerja dengan pendirian beliau bukan dengan usulan atau intervensi orang lain, sehingga pekerjaan di seluruh Indonesia semua berhasil dan memuaskan bagi masyarakat kita," jelasnya.
Yuyu yang tamat dari AAU pada tahun 1986 terbilang memiliki "jam terbang" yang lengkap di Angkatan Udara. Yuyu pernah memegang semua jabatan kemiliteran di matra udara, bahkan pria kelahiran, Bandung, Jawa Barat, 10 Juni 1962 silam sudah menjabat sebagai panglima sebanyak tiga kali yaitu sebagai Pangkosekhanudnas 3, Pangkoopsau 1 dan Pangkohudnas.
"Jabatan saya cukup lengkap, dari bawah sejak letnan dua perwira penerbang, jadi kasi di Skadron pernah, Komandan Flight 3 kali, Kepala Seksi di Lanud, Komandan Skadron, Paban Madya di Kotama, Asisten Operasi Kohanudnas, Pangkosekhanudnas, Komandan Lanud, Kepala Staf Kotama, Waasops Kasau, Panglima Kotama sampai Wakil Kepala Staf Angkatan udara saya dapat," ujar Marsdya Yuyu.
"Di jajaran Kotama baik Koopsau 1 wilayah barat maupun Koopsau 2 wilayah timur dan Komando yang bersifat nasional yaitu Kohanudnas, saya pernah berdinas"
Di Koopsau 1 sampai jadi panglima selama setahun lebih, di Koopsau 2 saya jadi Kepala Staf, dan di Kohanudnas pun saya jadi panglimanya, jabatan saya paling banyak di jalur operasi," sebut Wakasau.
Marsekal Madya Yuyu Sutisna memilili rating Pesawat F5, FMK53, Cesna, Bravo Charlie, total jam terbang 4250 jam dan pada tahun 2001 yang lalu, Yuyu "Lion" Sutisna meraih Badge 2000 jam terbang dengan Pesawat F-5 Tiger II.
"Alhamdulilah saya sudah menduduki semua jabatan di angkatan udara, bahkan atase pertahanan saya juga pernah pada tahun 2006 dan 2009 di Kantor Athan KBRI Washington DC, Amerika Serikat," ungkap Yuyu.
Masa kecil Yuyu dijalani di desa terpencil di daerah Cicalengka, Jawa Barat. Kesehariannya bertugas memikul air membantu orang tua dari lereng yang terletak jauh dari rumahnya di atas bukit, ini yang membuat tubuhnya menjadi sehat dan kuat.
"Ketika saya mendaftar di AAU saya tidak pernah diajari apa itu push up, scout jump dan lain-lain, saya meniru saja apa yang dilakukan oleh teman-teman saya ketika latihan, memang sejak kecil saya belum tahu apa-apa tentang olahraga maklum sekolah di desa kecil ," kenangnya.
Saat ini jabatan Kepala Staf Angkatan Udara yang kini kosong karena ditinggal oleh Marsekal Hadi Tjahjanto yang dipercaya menjadi Panglima TNI. Yuyu menjadi salah satu kandidat kuat Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) selanjutnya.
Selain Marsekal Yuyu, saat ini terdapat tiga orang Marsekal Madya lainnya di TNI AU. Mereka adalah Kepala Badan SAR Nasional Marsda M Syaugi, Wakil Gubernur Lemhannas Marsekal Madya Bagus Puruhito serta Sekjen Kementerian Pertahanan Marsekal Madya Hadiyan Sumintaatmadja.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




