JK Imbau Jaga Persatuan agar Negara Tidak Bubar

Kamis, 22 Maret 2018 | 18:09 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menanggapi pidato politik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang menyebut Indonesia akan bubar di 2030. JK menilai hal tersebut hanya fiksi, namun persatuan harus terus dijaga agar negara tidak bubar seperti negara lain.

"Tentu itu sesuatu yang mendapat perhatian, tapi itu kan fiksi. Tapi apabila kita tidak betul-betul menjaga persatuan bisa saja terjadi seperti di Balkan, di Rusia, Uni Soviet. Hal itu sering terjadi karena perpecahan," kata Jusuf Kalla di Kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (22/3).

Karena itu JK memperingatkan Indonesia harus menjaga persatuan agar tidak terpecah belah.

"Karena itulah saya beri peringatan untuk tetap bersatu, dan menjaga persatuan, dan pemilu-pemilu yang aman, karena hal itu terjadi di banyak negara, dan alhamdullilah kita tidak," ungkap JK.

Diberitakan sebelumnya, video pidato politik Prabowo yang menyebut Indonesia akan bubar pada tahun 2030 viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh Facebook resmi Partai Gerindra.

"Saudara-saudara. Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030," kata Prabowo dalam sebuah acara tahun lalu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon