'Contra Flow' Diperluas ke Jalan Arteri
Senin, 21 Mei 2012 | 13:31 WIB
Polda menganggap sistem tersebut berhasil mengatasi sekitar 29 persen kemacetan.
Polda Metro Jaya akan memperluas area contra flow (jalur berlawanan arah) ke sejumlah jalan arteri. Polda menganggap sistem tersebut berhasil mengatasi sekitar 29 persen kemacetan.
"Awalnya, contra flow diprediksi akan mengurangi 20 persen kemacetan. Namun, fakta di lapangan justru terjadi pengurangan kepadatan kendaraan yang signifikan sampai 29 persen," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada SP, Senin (21/5).
Menurut Rikwanto, evaluasi pelaksanaan jalur berlawanan arus terus dilaksanakan, antara lain melalui perpanjangan contra flow hingga dua kilometer. Jarak arah itu mulai Cawang Jakarta Timur sampai arah Tegal Parang.
Pembagian jalur tersebut otomatis mempercepat waktu jarak tempuh pengendara di jalan tol saat menuju tujuan menjadi singkat.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Kombes Pol Sigit Nurmantyas mengatakan, guna mendukung kelancaran contra flow telah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memasang rambu-rambu dalam jumlah banyak.
Menurut Sigit, penambahan rambu, selain bagian kelengkapan pendukung lalu lintas juga mempermudah terutama pengguna jalan agar lebih cepat dan akurat melanjutkan perjalanan.
"Petugas juga dimaksimalkan untuk menjaga sejumlah titik jalan yang rawan kemacetan," ujar Sigit.
Sigit menambahkan, Polda Metro selain terus mengawal contra flow sekaligus mengkaji sejumlah ruas jalan arteri yang langganan macet parah.
Polda Metro Jaya akan memperluas area contra flow (jalur berlawanan arah) ke sejumlah jalan arteri. Polda menganggap sistem tersebut berhasil mengatasi sekitar 29 persen kemacetan.
"Awalnya, contra flow diprediksi akan mengurangi 20 persen kemacetan. Namun, fakta di lapangan justru terjadi pengurangan kepadatan kendaraan yang signifikan sampai 29 persen," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada SP, Senin (21/5).
Menurut Rikwanto, evaluasi pelaksanaan jalur berlawanan arus terus dilaksanakan, antara lain melalui perpanjangan contra flow hingga dua kilometer. Jarak arah itu mulai Cawang Jakarta Timur sampai arah Tegal Parang.
Pembagian jalur tersebut otomatis mempercepat waktu jarak tempuh pengendara di jalan tol saat menuju tujuan menjadi singkat.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Kombes Pol Sigit Nurmantyas mengatakan, guna mendukung kelancaran contra flow telah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memasang rambu-rambu dalam jumlah banyak.
Menurut Sigit, penambahan rambu, selain bagian kelengkapan pendukung lalu lintas juga mempermudah terutama pengguna jalan agar lebih cepat dan akurat melanjutkan perjalanan.
"Petugas juga dimaksimalkan untuk menjaga sejumlah titik jalan yang rawan kemacetan," ujar Sigit.
Sigit menambahkan, Polda Metro selain terus mengawal contra flow sekaligus mengkaji sejumlah ruas jalan arteri yang langganan macet parah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




