Peringati 25 Tahun, Sudara Ajak Profesional Katolik Terus Berkarya
Sabtu, 22 September 2018 | 23:34 WIB
JAKARTA- Untuk memperingati 25 tahun berkarya bagi Gereja dan Indonesia, Perkumpulan Profesional Katolik Sumber Daya Rasuli (Sudara) menyelenggarakan seminar dengan tema "Semakin Katolik, Semakin Profesional untuk Indonesia" di Aula Geraja Katedral Jakarta, Sabtu (22/9).
Seminar menghadirkan sejumlah pembicara profesional Katolik yang sukses berkarya di bidangnya masing-masing di antaranya Romo SP.Lily Tjahjadi, Prof Rhenald Kasali, Eddy Berutu, Herni Dian, Bernadette R Themas, Yustinus Prastowo, dan Wishnu Nugroho.
Romo Lily salah satu pembicara dalam seminar tersebut menekankan pentingnya profesional Katolik untuk memegang etika profesi sebagai dasar pelayanan, diantaranya nilai-nilai keadilan (justice), hormat kepada diri sendiri (respect), menjalankan pelayanan dengan membangun kepercayaan.
Sementara itu Prof Rhenald Kasali dalam pemaparannya, menyatakan bahwa menjadi professional pada zaman sekarang tidaklah mudah. Ia menekankan bahwa zaman sudah berubah, dan karena itu cara berpikir pun harus berubah.
"Jangan bawa cara berpikir hari kemarin untuk melihat hari esok", pesan Rhenald untuk 200-an peserta dalam seminar tersebut.
Ketua Sudara, Lilik Agung usai seminar menyatakan bahwa visi Sudara saat ini tidak lagi sekadar untuk Gereja, tetapi juga untuk Indonesia. Menurutnya seminar yang menghadirkan profesional Katolik yang sukses di bidangnya tersebut bertujuan menginspirasi profesional Katolik lainnya untuk mulai melebarkan pelayanannya.
Ia pun mengajak para profesional Katolik untuk bergabung dalam Sudara dan ikut berkarya bagi Gereja dan juga bagi bangsa Indonesia terkhususnya di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi fokus kegiatan Sudara saat ini.
"Kami akan membantu lebih banyak ke publik sesuai dengan kompetensi kami dalam pengembangan SDM. Tidak sekedar hanya untuk kalangan Katolik tetapi umum. Silakan untuk profesional Katolik untuk bergabung di tempat kami dengan tangan terbuka kami akan menerima, dan inti bagi saya dari seminar kali ini, bahwa kita sebagai profesional Katolik harus memiliki tiga hal, pertama, integritas atau moralitas, ajaran Katolik kita. Kedua adalah kapabilitas kita, kemampuan kita. Lalu Karitas, pelayanan kita, itulah yang perlu ditunjukkan profesional Katolik saat ini", pungkas Lilik. (*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




