Gubernur Lemhannas: Pemimpin Sepatutnya Mempunyai Visi

Sabtu, 2 Februari 2019 | 21:29 WIB
CP
FH
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: FER
Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (tengah) bersiap mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (30/1/2019).
Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (tengah) bersiap mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (30/1/2019). (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Agus Widjojo, menyatakan, pemimpin sepatutnya mempunyai visi. Kepemimpinan juga digunakan untuk hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat secara umum.

"Jangan sampai pemimpin itu memuaskan diri sendiri. Padahal, dia merugikan masyarakat ataupun masyarakat secara umum," kata Agus seusai menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional bertajuk "Mencari Pemimpin yang Bersih dan Bijaksana" di Gedung Lemhannas, Jakarta, Sabtu (2/2).

Agus lantas mencontohkan pemimpin Nazi, Adol Hitler. "Misalnya, tokoh yang telah membuat keonaran di dunia, Hitler, bisa mengerahkan pengikut, tetapi dia salahgunakan kepemimpinan itu untuk memenuhi ambisinya," ujar Agus.

Pada bagian lain, Agus menyatakan, masyarakat tak bisa berangan-angan bahwa pemimpin itu harus sempurna. Menurut Agus, pemimpin harus dibentuk, kemudian dikembangkan. Seseorang yang berbakat menjadi pemimpin, sepatutnya diberikan kesempatan.

"Jadi memang ada prosesnya, kita tidak bisa menunggu seolah bahwa seolah pemimpin itu datang dari langit. Melihat kondisi Indonesia sekarang, pemimpin itu harus mengenal diri sendiri. Harus mengenal siapa pengikutnya, itu akan menentukan komunikasinya," ujar Agus.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon