Angkel Retak, Crutchlow Nekad Menuju Assen
Selasa, 26 Juni 2012 | 02:15 WIB
"Aku tak boleh memberi beban pada kaki 8-10 pekan, tapi kuartikan 8-10 jam."
Cal Crutchlow menolak menjalani operasi untuk angkelnya yang retak dan terkilir karena berambisi membalap di Sirkuit Assen Sabtu ini, dengan dalih bahwa pada kondisi yang sama pekan kemarin, dia bisa tampil bagus di Grand Prix Inggris.
Ketika itu, si pembalap Tech 3 Yamaha lulus tes kesehatan hanya beberapa jam sebelum balapan, di mana dia harus melewati serangkaian tes fisik untuk meyakinkan para dokter di Sirkuit Silverstone bahwa dia mampu mengendalikan motornya.
“Kalau mereka meluluskan aku di Silverstone, mereka (di Assen) juga harus menyatakan kalau aku sehat untuk balapan mendatang kecuali aku menjalani operasi – dan aku tak akan mau dioperasi,” kata Crutchlow seperti dilansir Crash.net.
“Para dokter bilang mereka bisa melakukan operasi dan menaruh pin di dalam (kaki) tapi pria yang kutemui hari Sabtu, yang merupakan seorang spesialis angkel, bilang hal itu cuma akan menambah parah cederanya.”
Pembalap Inggris itu mengikuti program perawatan ekstensif pada angkelnya di Isle of Man sebelum berangkat ke Assen, Belanda.
“Dokter juga bilang aku tak diperbolehkan memberi beban pada kakiku selama delapan sampai 10 pekan tapi bagiku, sebagai seorang pembalap motor, kuartikan sebagai delapan sampai 10 jam,” candanya.
“Tulangnya retak cukup parah di dalam. Ada retakan di dalam angkel dan aku juga membuatnya terkilir. Aku harus istirahat, menunggu proses penyembuhan dan balik ke Assen lebih kuat.”
Crutchlow mendapat cederanya itu saat terjatuh di sesi latihan di Silverstone, yang membuatnya absen di babak kualifikasi.
Akibatnya, dia start dari posisi buncit di belakang 19 pembalap namun tanpa dinyana bisa finis keenam di depan publiknya sendiri yang terus memberi dukungan sepanjang balapan dan melakukan standing ovation waktu dia menuju garasi usai finis.
Hasil itu menempatkannya di posisi keempat klasemen MotoGP, yang terbaik di antara para pembalap tim satelit lainnya.
Cal Crutchlow menolak menjalani operasi untuk angkelnya yang retak dan terkilir karena berambisi membalap di Sirkuit Assen Sabtu ini, dengan dalih bahwa pada kondisi yang sama pekan kemarin, dia bisa tampil bagus di Grand Prix Inggris.
Ketika itu, si pembalap Tech 3 Yamaha lulus tes kesehatan hanya beberapa jam sebelum balapan, di mana dia harus melewati serangkaian tes fisik untuk meyakinkan para dokter di Sirkuit Silverstone bahwa dia mampu mengendalikan motornya.
“Kalau mereka meluluskan aku di Silverstone, mereka (di Assen) juga harus menyatakan kalau aku sehat untuk balapan mendatang kecuali aku menjalani operasi – dan aku tak akan mau dioperasi,” kata Crutchlow seperti dilansir Crash.net.
“Para dokter bilang mereka bisa melakukan operasi dan menaruh pin di dalam (kaki) tapi pria yang kutemui hari Sabtu, yang merupakan seorang spesialis angkel, bilang hal itu cuma akan menambah parah cederanya.”
Pembalap Inggris itu mengikuti program perawatan ekstensif pada angkelnya di Isle of Man sebelum berangkat ke Assen, Belanda.
“Dokter juga bilang aku tak diperbolehkan memberi beban pada kakiku selama delapan sampai 10 pekan tapi bagiku, sebagai seorang pembalap motor, kuartikan sebagai delapan sampai 10 jam,” candanya.
“Tulangnya retak cukup parah di dalam. Ada retakan di dalam angkel dan aku juga membuatnya terkilir. Aku harus istirahat, menunggu proses penyembuhan dan balik ke Assen lebih kuat.”
Crutchlow mendapat cederanya itu saat terjatuh di sesi latihan di Silverstone, yang membuatnya absen di babak kualifikasi.
Akibatnya, dia start dari posisi buncit di belakang 19 pembalap namun tanpa dinyana bisa finis keenam di depan publiknya sendiri yang terus memberi dukungan sepanjang balapan dan melakukan standing ovation waktu dia menuju garasi usai finis.
Hasil itu menempatkannya di posisi keempat klasemen MotoGP, yang terbaik di antara para pembalap tim satelit lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




